Pria di Asahan Bunuh Mantan Istrinya, Bikin Skenario Bunuh Diri & Surat Wasiat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mayat perempuan. Foto: Artem Furman/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mayat perempuan. Foto: Artem Furman/Shutterstock

Pria bernama Roni Irawan (31 tahun) nekat membunuh istrinya, SW, lantaran kesal ajakan bercintanya ditolak pada Jumat (23/2). Ternyata, Roni kemudian membuat skenario seolah-olah korban bunuh diri untuk mengelabui polisi dan masyarakat.

“Untuk mengelabui aksi (pembunuhan) terlapor menggantungkan korban di jendela rumah kontrakan. Jadi seakan-akan bunuh diri,” kata Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaidi pada Senin (26/2).

Kata Afdhal, skenario itu diketahui ketika polisi melihat kejanggalan terhadap jasad korban.

“Jadi itu dibunuh Jumat dini hari ya. Usai membunuh korbannya, pelaku ini pergi. Lalu paginya pelaku balik lagi ke kediaman korban, lalu teriak-teriak histeris, seakan-akan melihat korban bunuh diri,” kata dia.

“Ditemukan juga surat wasiat, padahal pelaku ini juga yang buat. Jasadnya dilihat janggal kalau bunuh diri, tidak ada tanda-tanda bunuh diri, lidah tidak menjulur, dan ada memar di tubuh korban,” jelasnya.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya Roni mengakui perbuatannya bahwa ia telah membuat skenario tersebut.

Roni saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Polres Asahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Awal mula

Roni dan SW merupakan mantan pasangan suami istri. Keduanya sudah bercerai dan mempunyai anak yang berusia 5 tahun.

Pada Kamis (22/2), Roni mendatangi SW ke indekosnya untuk mempertemukan mantan istri dan anaknya. Tak lama, ia langsung pulang membawa anaknya.

Pada Jumat (23/2), Roni kemudian datang lagi dan mengajak korban berhubungan badan namun ditolak. Kesal, Roni akhirnya nekat membunuh SW.