Pria di Bandung yang Aniaya Istri dan Anak karena Kecanduan Judol Ditangkap

Video seorang pria mengamuk di hadapan istri dan anaknya yang masih balita viral di media sosial. Aksi tersebut diduga dipicu persoalan pria tersebut kecanduan judi online (judol).
Dalam video yang beredar, pria itu tampak mengeluarkan pakaian dari lemari sembari meluapkan emosi.
Ia memukul pintu lemari plastik. Bagian luar lemari yang dilapisi cermin dipukul hingga pecah. Serpihan cermin mengenai wajah anaknya hingga menyebabkan luka.
Dari keterangan yang diunggah sang istri melalui akun Instagramnya, suaminya kerap marah-marah akibat kecanduan judol. Persoalan tersebut diduga menjadi pemicu pertengkaran di antara keduanya.
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung pada Minggu (11/10).
Kapolsek Margaasih, Kompol Kartono Gumilar, mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan korban serta keluarganya. Polisi juga telah mengantongi identitas pria berinisial CMS tersebut.
"Kami sudah mendatangi TKP. Korban dan pihak keluarganya sudah berkoordinasi dengan aparat desa setempat, dengan RW, maupun dengan saudara yang mengantarkan. Kami sudah dapat persoalannya," kata Kartono.
Kartono menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah kos di wilayah Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.
Berdasarkan keterangan yang diterima polisi, sang istri sebelumnya berupaya mengingatkan suaminya agar tak terlibat judol. Namun, suaminya tersulut emosi setelah persoalan itu tersebar di media sosial.
"Ini persoalan pribadi dari keluarga tersebut. Awal mulanya dari istri yang menyampaikan kaitan dengan masalah suaminya terlibat judi," katanya.
Kartono menegaskan, tindakan perusakan yang dilakukan CMS mengakibatkan anaknya mengalami luka.
Meski demikian, berdasarkan keterangan sementara yang diterima polisi, tidak ada indikasi bahwa tindakan tersebut secara khusus ditujukan kepada sang anak.
"Tidak ada maksud dan tujuan ke anak-anak ini. Tapi, tindakan perusakan ini mengakibatkan anaknya ada sedikit luka dan sudah kami cek," tutur Kartono.
Suami Diamankan
Polisi kemudian mengamankan CMS. Saat ini, CMS masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami motif di balik aksinya tersebut.
Polisi sebelumnya telah mengumpulkan keterangan dari sang istri.
“Yang bersangkutan sudah diamankan (CMS), saat ini masih pemeriksaan. Kita mendalami motifnya karena kemarin kita kumpulkan keterangan dari istrinya dan sekarang dari yang bersangkutan,” kata Kartono.
Kecamatan Berikan Pendampingan
Sementara itu, Camat Margaasih, Djoko Mardianto, mengatakan pihak kecamatan turut mendampingi penanganan kasus tersebut bersama pihak pemerintah kabupaten.
"Sekarang kami sendiri dari tingkat kecamatan ada yang sedang mendampingi dari tingkat kabupaten, itu tentang KDRT," ujar Djoko.
Djoko menyebutkan, kasus tersebut menjadi perhatian karena dampak konflik rumah tangga dirasakan oleh istri dan anak.
Ia juga menyinggung dugaan konsumsi minuman beralkohol dan kebiasaan bermain judi online dalam persoalan yang terjadi di keluarga tersebut.
"KDRT yang diawali dari minum, kemudian mengikuti judol, melaksanakan judol, sehingga istri dan anaknya ini yang menjadi dampak," ucapnya.
