Pria di Bekasi yang Sabet Kurir Pakai Pedang Gegara Paket COD Rp 30 Ribu Kabur
·waktu baca 2 menit

Polisi tengah memburu pelaku yang menyabet kurir ekspedisi dengan pedang di Bekasi, pada Jumat (26/9) siang. Pria tersebut kabur usai menyerang korban.
“Dari keterangan keluarga, pelaku telah pergi meninggalkan rumah sekitar pukul 14.00 WIB dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya serta tidak dapat dihubungi,” Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu saat dikonfirmasi, Sabtu (27/9).
Polisi memastikan pelaku kini dalam pengejaran.
“Iya (melarikan diri), saya imbau yang bersangkutan menyerahkan diri atau kami buru sampai dapat,” tegas Braiel.
Awal Mula Kasus
Peristiwa diawali cekcok ini terjadi saat Irsyad mengirim barang kepada pelaku yang memesan paket di Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Karena pelaku tidak memiliki uang tunai, Irysad menawarkan agar mentransfer paket senilai Rp 30 ribu melalui pembayaran digital QRIS. Namun, pelaku menolak dan meminta agar transfer dilakukan nanti.
"Dia minta transfer, saya tawarkan ke QRIS, tapi dia enggak mau. Dia marah-marah, saya minta transfernya sekarang, jangan nanti," kata Irsyad di Polres Metro Bekasi Kota, dikutip Sabtu (27/9).
Irsyad mengatakan, hal ini dilakukannya karena pelaku pernah menunda pembayaran, sehingga dia harus menalangi tagihan paketnya.
Pelaku yang diduga kesal langsung memaki dan mengusir korban. Ia juga beberapa kali mengancam dengan menyabetkan mandau, hingga mengenai tangan dan perut korban.
Setelah kejadian, korban langsung melakukan visum terhadap lukanya ke RSUD Kota Bekasi, serta membuat laporan penganiayaan itu ke Polres Metro Bekasi Kota.
