Pria di Polandia Nyamar Jadi Maneken, saat Toko Tutup Dia Beraksi Curi Perhiasan

20 Oktober 2023 5:30 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sebuah instalasi seni bernama "Renascimento" (Kelahiran Kembali) yang menggantung 365 maneken untuk menghormati korban COVID-19 di Casa das Rosas, di Sao Paulo, Brasil. Foto: Carla Carniel/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Sebuah instalasi seni bernama "Renascimento" (Kelahiran Kembali) yang menggantung 365 maneken untuk menghormati korban COVID-19 di Casa das Rosas, di Sao Paulo, Brasil. Foto: Carla Carniel/REUTERS
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Seorang pria berusia 22 tahun menyamar menjadi maneken dan berpose di sebuah toko di pusat perbelanjaan di Warsawa, Polandia. Setelah toko tutup, dia beraksi mencuri perhiasan.
ADVERTISEMENT
Namun nahas, aksinya tak berjalan mulus. Polisi menangkapnya, Kamis (19/10).
Dikutip dari AFP, setelah masuk ke sebuah toko pakaian, pria tersebut kemudian mengenakan pakaian baru.
"Mengenakan pakaian baru, lalu berdiri diam di jendela seperti maneken untuk mengelabui penjaga keamanan dan kamera pengintai," kata Robert Szumiata, juru bicara kepolisian Warsawa.
Setelah jam tutup, pria tersebut menyelinap keluar dan berhasil mengambil perhiasan dari stand pusat perbelanjaan. Namun akhirnya, dia berhasil ditangkap.
“Kami belum pernah melihat yang seperti ini,” kata Szumiata.
Pria yang tak disebutkan identitasnya itu didakwa melakukan pencurian dan perampokan. Pria tersebut terancam hukuman 10 tahun penjara.