Pria di Rusia Tembak Mati 5 Orang karena Terganggu Obrolan yang Berisik

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penembakan Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penembakan Foto: Pixabay

Seorang pria di wilayah Ryazan, Rusia, menembak mati lima orang karena mereka berbicara terlalu keras di luar apartemennya pada Sabtu (4/4) malam sekitar pukul 22.00 waktu setempat.

Penembakan itu juga bertepatan dengan kebijakan Pemerintah Ryazan yang meminta seluruh warganya tidak ke luar rumah demi menekan penyebaran virus corona.

Sebab, hingga Minggu (5/4) siang, tercatat 4.731 orang di Rusia positif terinfeksi virus corona. Sementara 43 orang meninggal dan 333 dinyatakan sembuh.

Dikutip dari AFP, pria berusia 31 tahun itu menembak mati lima orang yang terdiri dari empat pria dan satu wanita. Pria itu merasa terganggu setelah lima orang itu berbicara dengan nada kerasa saat berada di luar rumahnya.

embed from external kumparan

Sebelum menembak para korban, pria itu sempat menegur para korban dan mengeluhkan nada berbicara mereka yang cukup tinggi. Namun perbincangan itu berujung petaka bagi lima korban.

"Pria itu kemudian mengambil senapan berburu laras tunggal dan menembak seluruh korban," kata Komite Investigasi.

"Mereka semua meninggal di tempat karena luka-luka mereka," tambahnya.

Pria yang tidak disebutkan namanya itu telah ditangkap. Polisi juga telah menggeledah apartemennya dan menyita senapan yang ia gunakan.

Sementara Wakil Gubernur Ryazan, Igor Grekov, juga dikabarkan akan meninjau lokasi penembakan Minggu ini.

-----

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!