Pria di Semarang Culik Bocah 8 Tahun, Modusnya Akan Dibelikan Motor Trail

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wahyu Bayu Aji (8), bocah di Semarang yang jadi korban penculikan saat bertemu kembali dengan orang tuanya. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wahyu Bayu Aji (8), bocah di Semarang yang jadi korban penculikan saat bertemu kembali dengan orang tuanya. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Seorang bocah lelaki berusia 8 tahun di Kota Semarang menjadi korban penculikan. Beruntung ia segera ditemukan meski sempat hilang selama berjam-jam.

Korban bernama Wahyu Bayu Aji (8), diculik oleh seorang pria paruh baya bernama Susanto alias Pawiro pada Selasa (10/2) sekitar pukul 03.30 WIB dini hari tadi.

Ayah korban, Setiawan (37), mengatakan awalnya pelaku mendatangi kios tempat usahanya di Jalan Hasanuddin, dekat Stasiun Poncol, Semarang Utara, sekitar pukul 01.30 WIB.

"Saya pas mau tutupan warung, tinggal pulang. Dia datang terus salaman ngobrol, tentang ilmu-ilmu. Isteri nanggapi. Tidak selang berapa lama dia minta untuk diantar mengambil barang rongsokan, sama saya terus tak antar di dekat, jamu boroobudur, Hasanuddin," ujar Setiawan di Mapolsek Semarang Utara, Selasa (10/1) malam.

Setiawan mengaku tidak mengenal pria tersebut. Ia juga tidak menaruh rasa curiga atas kedatangannya. Namun, tak disangka pelaku justru membawa kabur motor dan anak bungsunya itu.

Ilustrasi penculikan anak. Foto: Shutterstock

"Tiba-tiba bawa motor saaya sama anak saya, anak saya memang masih bangun. Saat itu saya sama istri seperti linglung tidak bisa melakukan apa pun, tidak bisa ngomong apapun," jelasnya.

Setelah keduanya pergi, barulah pasangan suami istri itu tersadar. Mereka kemudian berusaha mencari anaknya meski tidak membuahkan hasil.

"Saya cari semalam itu sampai pagi, tidak bisa tidur saya. Terus saya melapor bahwa anak saya hilang dan motor saya dibawa kabur," imbuhnya.

Polisi pun bergerak cepat, akhirnya korban dan juga pelaku ditemukan di daerah Sawah Besar sore hari ini. Pelaku kemudian digelandang ke Polsek Semarang Utara.

"Ketemunya baru tadi [kemarin] sore itu, di Pasar Waru. Terus diajak kesini. Pengakuan anak saya, dia diajak muter-muter, dimiming-imingi barang, mau dibelikan motor trail. Namanya anak kecil, pasti mau ikut. Kalau pemikiran saya mulungnya hanya kedok," lanjut Setiawan.

Wahyu Bayu Aji (8), bocah di Semarang yang jadi korban penculikan saat bertemu kembali dengan orang tuanya. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Sementara itu, korban mengaku sempat diajak keliling pelaku ke sejumlah tempat, dan tidak diberi makan. Ia dijanjikan dibelikan motor dan kelinci.

"Diajak muter-muter dibawa mbah buyutnya, terus di buleknya terus diajak ke orang jualan burung, katanya mau dibeliin kelinci. Sehari tidak dibelikan makan, malah disuruh makan daun," ucapnya.

Di sisi lain, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lombantoruan mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus ini.

"Masih kita dalami, tadi sore betul sudah kami tangkap pelaku beserta motor dan korban," kata Donny.

Pengakuan Pelaku

Pelaku mengakui pebuatannya menculik korban. Ia tertarik dengan fisik korban.

"Saya ajak, mau saya belikan motor trail. Saya juga mau ajak di pengajian, banyak yang sudah saya ajak pengajian. Saya pilih ngajak dia, dia bagus putih, saya mau mulung," kata Susanto.