Pria di Semarang Pakai Daster Neneknya biar Tak Ketahuan Saat Curi Motor

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dio Rizky mengenakan daster neneknya, di Polrestabes Semarang. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dio Rizky mengenakan daster neneknya, di Polrestabes Semarang. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Gara-gara melihat kunci motor tergeletak di dashboard bodi motor, timbul niat mencuri dari diri Dio Rizky (28 tahun).

Dia pun bergegas pulang ke rumah, mengambil daster neneknya, lalu mencuri motor tersebut.

Peristiwa itu terjadi di parkiran sebuah hotel di Jalan WR Supratman Semarang, Kamis dini hari, 18 April 2024. Motor tersebut milik karyawan hotel.

Mengapa ia mengambil daster?

"Supaya seolah-olah perempuan," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar.

Apakah upayanya mengaburkan identitas berhasil? Hampir.

"Pelaku ditangkap saat berada di warung nasi goreng Jalan Raya Losarang, Kamis (9/5)," ujar Irwan.

Kata Pelaku: Daster Nenek Lagi Dijemur

Di Polrestabes Semarang, pelaku dihadirkan. Bagaimana pengakuannya soal daster itu?

"Daster milik nenek lagi dijemur, saya ambil buat nutupi tato. Kemudian saya kembali lagi (ke hotel), motor saya diparkir di warung, terus saya memakai daster dekat PDAM, samping hotel. Lalu jalan kaki masuk ke hotel, ngambil motor," ujar dia.

Ia kemudian kabur ke Indramayu, Jawa Barat, dengan mengendarai motor tersebut sebelum akhirnya ditangkap.

"Kerja di sana (Indramayu) jadi kernet. Motor dipakai sendiri, tidak dijual," kata pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku yang juga residivis kasus pencurian dengan kekerasan dijerat Pasal 363 KUHP terkait pencurian. Ayah dua anak itu terancam pidana penjara 5 tahun.