Pria di Surabaya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Terkait Asmara
·waktu baca 2 menit

Seorang pria berinisial M (50 tahun) ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Pragoto, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Kamis (23/4). M diduga korban pembunuhan dengan sejumlah luka di tubuhnya.
Kapolsek Simokerto, Zainur Rofiq, mengatakan penemuan korban bermula dari laporan warga terdapat seorang pria yang tergeletak.
"Jadi informasi yang kita dapat dari warga, ini korban inisial namanya M," kata Zainur saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (23/4).
Dari hasil olah TKP sementara, korban mengalami luka di beberapa anggota tubuhnya. Luka tersebut diduga dari sabetan senjata tajam.
"Di dada ada sabetan atau penancapan benda tajam, dan juga di kepala," ucapnya.
Polisi menduga, korban dianiaya oleh dua orang dan saat ini masih dalam pengejaran.
"Iya, ada dua sementara itu. Nanti untuk lanjutnya hasil autopsi. (Terduga pelaku) masih dalam pengejaran," katanya.
Informasi dari pihak keluarga, terduga pelaku diduga masih ada ikatan keluarga dengan korban.
"Permasalahannya ini antara korban dengan tersangka, keterangan dari adik dari keluarga, ini masih ada hubungan kerabat gitu," ujar dia.
Selain itu, dugaan motif peristiwa ini karena masalah asmara. Namun, Zainur belum bisa memberikan keterangan secara rinci.
"Kabar yang kita dengar seperti itu, memang karena asmara. Masih didalami," kata dia.
Zainur mengatakan, peristiwa pembunuhan itu diduga terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.
"Keterangan saksi ini antara jam 5 sampai jam 7-lah, informasi gitu. Jadi jamnya masih kita cek dari CCTV itu nanti jam berapanya," katanya.
Kini, jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk diautopsi.
