Pria di Thailand Meninggal karena Tidur dengan Tiga Kipas Angin

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kipas angin (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kipas angin (Foto: Thinkstock)

Tidur memang paling nikmat di udara yang sejuk, apalagi ditambah kipas angin. Namun siapa sangka, kipas angin bisa menyebabkan kematian jika digunakan secara berlebihan.

Seperti yang terjadi pada seorang pria di Thailand yang menggunakan tiga kipas angin di kamarnya. Alih-alih tidur nyenyak, tindakan pria ini justru membuat dia tidur selamanya.

Diberitakan media Thailand The Nation, Minggu (6/11), tubuh Sobthawee Boonkua ditemukan di rumah kerabatnya di Tambon Nai Muang, provinsi Chaiyaphum pada Kamis malam pekan lalu.

Menurut kakaknya, Sobthawee menginap di rumah itu untuk menjaga ibu mereka yang tengah sakit. Dia mengatakan, Sobthawee, pergi tidur dengan tiga kipas angin yang mengarah ke tubuhnya.

Kakaknya mengatakan Sobthawee adalah pria berusia 44 tahun yang masih segar bugar. Namun Sobthawee tidak tahu di malam hari suhu udara Chaiyaphum bisa turun drastis dan sangat dingin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan forensik, Sobthawee meninggal dunia karena hipotermia atau radang dingin. Tubuhnya terkejut dan tidak mampu menyesuaikan dengan suhu udara yang anjlok dengan sangat cepat.

Keluarga Sobthawee menerima hasil pemeriksaan penyebab kematian Sobthawee tersebut.