Pria yang Tewas dengan Leher Terlilit Sabuk Ternyata Pejabat Pemkab Nias Utara

25 Oktober 2022 10:13
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Petugas Forensik saat melakukan autopsi jenazah pria di Nias Selatan, yang tewas dengan tali pinggang melilit di lehernya. Foto: Polres Nias Selatan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Forensik saat melakukan autopsi jenazah pria di Nias Selatan, yang tewas dengan tali pinggang melilit di lehernya. Foto: Polres Nias Selatan
ADVERTISEMENT
Polisi mengungkap identitas pria yang tewas dengan leher terlilit tali pinggang atau sabuk di Kecamatan Luahagundre, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.
ADVERTISEMENT
Korban ternyata adalah Kepala Bagian Organisasi Pemkab Nias Utara bernama Ghasali Lahagu (59).
Paur Subbag Humas Polres Nias Selatan, Bripda Aydi Mashur, membenarkan identitas korban.
“Iya benar,” ujar Aydi kepada kumparan, Selasa (25/10).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Nias Selatan AKP Freddy Siagian mengatakan, identitas korban terungkap setelah dilakukan autopsi di RSUD Thomsen Gunung Sitoli pada Minggu (23/10).
Untuk penyebab kematian, pihaknya masih menunggu hasil dari laboratorium forensik.
“Karena beberapa sampel tulang dan jaringan saluran pernapasan masih diperiksa laboratorium secara patologi anatomi oleh Rumah Sakit Bhayangkara Medan,” ujar Freddy.

Tewas Diduga 5-10 Hari Lalu

Korban diduga tewas sekitar sejak 5 sampai 10 hari yang lalu.
“Penyidik Polres Nias Selatan kini telah mengembalikan jenazah kepada pihak keluarga (untuk disemayamkan), selanjutnya kami terus mendalami kasus ini dengan melakukan penyelidikan,” kata Freddy.
ADVERTISEMENT
Korban ditemukan di Desa Lagundri, Kecamatan Luahagundre, Kabupaten Nias Selatan, pada Jumat (21/10). Mayat saat dievakuasi dalam keadaan sudah membusuk.
Korban mengenakan celana jeans panjang berwarna hitam, kaus tanpa lengan berwarna oranye merek Nevada, dan kaus kaki berwarna hitam abu-abu.
“Polisi juga menemukan beberapa barang bukti berupa ikat pinggang berwarna hitam yang terlilit di bagian leher korban dan gigi palsu serta cincin emas dengan batu cincin berwarna biru,” ujar Fredy.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020