Prof Wiku: Ini Prestasi Bersama, Indonesia Bisa Kendalikan Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prof Wiku Adisasmito. Foto: BNPB
zoom-in-whitePerbesar
Prof Wiku Adisasmito. Foto: BNPB

Jubir pemerintah soal penanganan corona Prof Wiku Adisasmito membeberkan data-data terkait kasus corona Indonesia. Ia menyebut, pandemi sudah relatif terkendali.

"Kalau kita lihat perkembangan kasus nasional selama ini tunjukkan tanda-tanda kasus COVID-19 relatif terkendali," kata Prof Wiku dalam diskusi virtual di BNPB, Senin (9/11).

Ia menambahkan, meskipun juga ada libur panjang tapi sejauh ini tidak ada lonjakan drastis. Sebab, menurutnya Indonesia sudah belajar dari pengalaman lonjakan pada long weekend Idul Fitri dan Hari Kemerdekaan lalu.

"Kalau kita lihat secara nasional kasus aktif kita 12,5 persen, dan dunia kasus aktif 26,79 persen. Kita lebih rendah dan selisih 14,27 persen, dari waktu ke waktu terus turun," tutur dia.

"Jadi ini prestasi nasional bersama. Ternyata masyarakat dan pemerintah bisa sama-sama kendalikan kasus (corona)," sambungnya.

Update corona di Indonesia per 8 November 2020. Foto: Kemkes RI

Lalu Wiku juga menjelaskan tentang tren kesembuhan yang terus meningkat. Kemudian, tren kematian juga menurun meski masih di atas rata-rata dunia.

"Dan jumlah yang sembuh naik terus 84,14 persen, sedangkan dunia agak naik sekarang 70,71 persen. Selisihnya 13,4 persen kesembuhan kita lebih tinggi dari global," jelasnya.

"Kematian 3,34 persen dan dunia 2,5 persen, kita sedikit di atas dunia 0,84 persen," imbuh Wiku.

Kasus corona di Indonesia konsisten bertambah 3.000 sampai 4.000 kasus per hari. Teranyar kasus corona secara akumulasi berjumlah 437.716, pasien sembuh di angka 368.298, dan kematian sebanyak 14.614 orang.

Sementara per Minggu (8/11) positif corona di Indonesia di angka 14,2 persen. Atau masih di atas standar WHO yakni di bawah 5 persen.

embed from external kumparan