Profil 6 Pangdam Baru yang Hari Ini Dilantik Prabowo di HUT ke-81 TNI

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mayjen Aminton Manurung mengikuti Upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026). Foto: Youtube/Puspen TNI
zoom-in-whitePerbesar
Mayjen Aminton Manurung mengikuti Upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026). Foto: Youtube/Puspen TNI

Presiden Prabowo Subianto baru saja melantik 6 perwira tinggi TNI berpangkat Mayor Jenderal menjadi Panglima Kodam. Mereka akan memimpin 6 kodam paling baru yang baru saja diresmikan pada HUT ke-81 TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10).

Dari rekam jejaknya, para Panglima Kodam ini mayoritas berasal dari kecabangan Infanteri. Lalu, empat di antaranya berasal dari Kopassus.

Berikut rekam jejak para Panglima Kodam itu:

Mayjen Rionardo, Pangdam XXV/Mahmud Riayat Syah (Kepulauan Riau)

Rionardo adalah lulusan Akmil 1994. Ia lahir di Manado, 4 Agustus 1971, dan memiliki kecabangan Infanteri/Kopassus.

Ia memulai jabatan komandonya sebagai Danyonif 600/Raider pada 2010–2011, lalu menjadi Danyontar Wreda Mentar Akmil hingga 2012. Setelah itu, ia menjabat Dandim 0424/Tanggamus (2012–2014) dan Danbrigif 1/Jaya Sakti (2015–2017). Pada 2022–2025, Rionardo menjabat Kapusdatin Kemhan, dan pangkatnya naik dari brigjen ke mayjen selama menjabat.

Mayjen TNI Rionardo. Foto: Instagram/@Kemhanri

Sejak Maret 2025 hingga Oktober 2026, ia menjabat Staf Ahli Menhan Bidang Sosial.

Mayjen Drajad Brima Yoga, Pangdam XXVI/Mataram (DIY)

Drajad lulusan Akmil 1992, ia masih satu angkatan dengan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak. Ia lahir pada 14 November 1969 dan juga berlatar infanteri/Kopassus.

Kariernya diawali sebagai Danyonif Raider 300/BJW (2009–2011), kemudian Dandim 1207/Pontianak (2011) dan Kasrem 051/Wijayakarta (2013). Pada 2014–2015, ia bertugas sebagai Pamen Bais TNI dan Athan RI di Riyadh.

Mayjen Drajad Brima Yoga. Foto: TNI AD

Drajad lalu menjadi Staf Khusus Kasad (2019), Kapoksahli Pangdam XVIII/Kasuari (2020–2021), dan Danrem 043/Garuda Hitam (2021–2022). Ia kemudian menjabat Danpusdikter Pusterad (2022–2024). Sejak Februari 2024, ia menjabat Asintel KSAD.

Mayjen Thevi Angandowa Zebua, Pangdam XXVII/Sobe Sonbai (NTT)

Thevi lulusan Akmil 1993, lahir di Jambi pada 21 Juli 1971. Ia berlatar Infanteri/Kopassus dan banyak berkarier di lingkungan pasukan elite tersebut.

Ia memulai sebagai Danyon 812/Ban Sat 81/Gultor (2009–2010). Pada 2014–2015, ia menjabat Asren Danjen Kopassus, lalu Dansat 81/Gultor Kopassus (2015–2016).

Presiden Prabowo Subianto menyerahkan tongkat komando kepada Mayjen Thevi Angandowa Zebua saat Upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026). Foto: Youtube/Puspen TNI

Setelahnya, ia bertugas sebagai Asops Kasdam VII/Wirabuana (2016–2017) dan Danrindam XVII/Cenderawasih (2017–2018). Pada 2018–2020, ia menjadi Pamen Denmabesad, lalu Pamen Ahli Danjen Kopassus Bidang Gultor. Sejak 9 April 2020 hingga 2022, ia menjabat Danpusdiklatpassus Kopassus. Pada Maret 2022, ia menjadi Waaslat Kasad Bidang Kermamil.

Sejak 24 Juli 2024, ia menjabat Kasdam XVII/Cenderawasih, dan sejak 3 Februari 2026 menjabat Pa Sahli Tk. III Bidang Wassus dan LH Panglima TNI.

Mayjen Nefra Firdaus, Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha (Maluku Utara)

Nefra adalah lulusan Akmil 1992, ia lahir di Padangsidimpuan pada 5 September 1969. Ia berlatar Infanteri dengan pengalaman di Kopassus. Saat berpangkat letkol, ia menjabat Dandim 1415/Selayar.

Mayjen Nefra Firdaus. Foto: Facebook/Universitas Pertahanan RI

Pada 2020–2021, ia menjabat Kadispenad, lalu menjadi Wair Kodiklatad pada Juli 2021. Sejak 1 April 2024, ia menjabat Kasdam XV/Pattimura. Pada Juni 2026, ia menjadi Dekan Fakultas Keamanan Nasional Unhan.

Mayjen Aminton Manurung, Pangdam XXIX/Mambruk (Papua Tengah)

Aminton lulus dari Akmil pada 1994 dari kecabangan Infanteri. Ia lahir di Tapanuli Utara pada Januari 1971. Kariernya dimulai sebagai Dandim 0736/Batang (2011–2013), lalu Kasbrigif 6/Trisakti Balajaya (2013–2014).

Mayjen Aminton Manurung. Foto: TNI AD

Ia kemudian menjabat Asops Kasdivif 2/Kostrad (2014–2016), Asops Kasdam I/Bukit Barisan (2016–2018), dan Danrindam XIII/Merdeka (2018–2020). Pada 2020–2021, ia menjadi Wadanmen Siswa Secapaad, disusul Paban VI/Kermalat Non-ASEAN Slatad (2021–2023). Ia lalu menjabat Danrem 151/Binaiya (2023–2024) dan Kasdam II/Sriwijaya (2024). Pada 2025, ia menjabat Asops KSAD.

Mayjen Edi Saputra, Pangdam XXX/Rinambora (NTB)

Edi adalah lulusan Akmil 1994 dari kecabangan Infanteri. Ia lahir di Aceh pada 26 Juli 1973. Di awal kariernya, ia bertugas di Yonif 509/Raider (Jember), menjadi Wadan Yonif 134/Tuah Sakti (Batam), dan Kasi Teritorial Korem 142/Taroada Tarogau.

Presiden Prabowo Subianto menyerahkan tongkat komando kepada Mayjen Edi Saputra saat Upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026). Foto: Youtube/Puspen TNI

Pada Mei 2011, ia menjabat Danyonif 408/Suhbrastha. Ia kemudian menjadi Aspers Kasdivif 1 Kostrad (2015) dan Aspers Kasdam I/Bukit Barisan (Juli 2017). Pada 2022, ia menjabat Paban II/Puanter Sterad. Sejak 9 November 2023, ia menjabat Kasgartap I/Jakarta.

Pada 15 Agustus 2025, ia menjadi Danrem 064/Maulana Yusuf, dan sejak 30 September 2025 menjabat Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Geografi Lemhannas.