Profil Ajudan Pribadi yang Ditangkap karena Menipu Rp 1,3 M

14 Maret 2023 16:04 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Akbar Pera Baharudin alias Ajudan Pribadi. Foto: Instagram/@ajudan_pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Akbar Pera Baharudin alias Ajudan Pribadi. Foto: Instagram/@ajudan_pribadi
ADVERTISEMENT
Akbar Pera Baharudin alias Ajudan Pribadi ditangkap polisi terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Selebgram ini ditangkap di Makassar, Sulawesi Selatan.
ADVERTISEMENT
Akbar memang cukup terkenal, hal itu bisa dilihat dari jumlah pengikut di Instagramnya @ajudan_pribadi, yang mencapai 1 juta. Namun, kini akun tersebut dikunci.
Akbar mendulang ketenaran saat menjadi ajudan seorang pengusaha sukses. Ajudan Pribadi kerap memamerkan foto-fotonya bersama pengusaha besar, pejabat hingga jenderal polisi.
Akbar juga kerap mengunggah spot-spot mewah di Instagram. Mulai dari naik jet pribadi, hingga pergi berlibur. Hal ini tak lepas dari statusnya sebagai ajudan pengusaha sukses tersebut.
Halaman Instagram Ajudan Pribadi. Foto: Instagram/@ajudan_pribadi

Lalu siapa sebenarnya Ajudan Pribadi?

Akbar mengaku sempat bekerja apa saja sebelum menjadi ajudan. Mulai dari kuli bangunan, tukang bersih-bersih, hingga tukang pijat.
Karena kepiawaiannya memijat, Akbar lalu diboyong ke Jakarta. Sebelum menjadi ajudan pribadi dia lebih dulu menjadi tukang bersih-bersih.
ADVERTISEMENT
Nasib baik menghampiri Akbar. Dia lalu dipercaya menjadi ajudan pribadi. Hal inilah yang membuatnya berkesempatan merasakan hidangan dan tempat-tempat mahal dan bertemu orang-orang top.
Halaman Instagram Ajudan Pribadi. Foto: Instagram/@ajudan_pribadi
Karena tingkah lakunya yang dianggap lucu, dia kerap kali mondar-mandir di TV hingga beberapa media massa.
Kini, Akbar harus berurusan dengan hukum. Dia dilaporkan atas dugaan tindak pidana dan penggelapan. Tak tanggung-tanggung, kerugian yang dialami korban bahkan mencapai Rp 1,3 miliar.
"Yang pasti ada laporan awal terjadi November 2022 terkait kerugian lebih kurang Rp 1,3 miliar," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Andri Kurniawan, Selasa (14/3).
Akbar alias Ajudan Pribadi ditangkap di kampung halamannya di Makassar.