Profil Akademisi Rocky Gerung yang Dilantik Prabowo Jadi Wantimpres

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengamat politik Rocky Gerung di Bedah Buku Merahnya Ajaran Bung Karno di Rangkasbitung, Lebak, Banten pada Jum'at (16/8). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pengamat politik Rocky Gerung di Bedah Buku Merahnya Ajaran Bung Karno di Rangkasbitung, Lebak, Banten pada Jum'at (16/8). Foto: Dok. Istimewa

Akademisi Rocky Gerung resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Ia dilantik hari ini Jumat (2/10) di Istana Presiden.

Rocky merupakan salah satu dari 26 tokoh yang dilantik menjadi Wantimpres. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor nomor 106P tahun 2026 tentnag Pengangakatan Keanggotan Dewan Pertimbangan Presiden RI.

Profil Rocky Gerung

Pengamat politik Rocky Gerung melayani pertanyaan wartawan usai dilantik sebagai anggota Wantimpres, 2/10/2026. Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Sebelum masuk ke Wantimpres, Rocky dikenal sebagai akademikus, filsuf, dan aktif menjadi pembicara isu-isu politik.

Rocky lahir pada 20 Januari 1959. Ia memulai kuliah di Universitas Indonesia (UI) pada 1979 dengan mengambil Jurusan Ilmu Hubungan Internasional. Namun, pendidikan tersebut tidak diselesaikannya.

Rocky kemudian beralih ke Jurusan Ilmu Filsafat dan lulus sebagai Sarjana Sastra. Semasa menjadi mahasiswa, ia diketahui dekat dengan sejumlah aktivis, di antaranya Marsillam Simanjuntak dan Hariman Siregar.

Setelah lulus, Rocky kembali ke UI dan mengajar di Departemen Ilmu Filsafat. Selama sekitar 15 tahun, ia mengampu sejumlah mata kuliah, antara lain Filsafat Politik, Seminar Teori Keadilan, dan Metode Penelitian Filsafat.

Rocky berhenti mengajar di UI pada awal 2015. Salah satu alasannya karena aturan yang mensyaratkan dosen memiliki pendidikan minimal magister, sementara Rocky bergelar sarjana.

Di luar kampus, Rocky menjadi salah satu pendiri Setara Institute pada 2005. Ia juga pernah mengajar di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), memberikan materi kepada perwira TNI dan Polri, serta mengajar di Megawati Institute.

Di bidang politik, Rocky pernah ikut mendirikan Partai Indonesia Baru (PIB) pada 2002 bersama Sjahrir dan Nurmala Kartini Sjahrir. Ia kemudian bergabung dengan Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) pada 2011 dan menjadi anggota Majelis Pertimbangan Partai.

Selain aktivitas akademik dan politik, Rocky pernah mengetuai Sekolah Ilmu Sosial (SIS), lembaga pendidikan nonformal yang membahas persoalan sosial secara interdisipliner.

Rocky juga tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Panjat Tebing Alam dan Rekreasi di Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) periode 2023-2027.