Profil Ayah Erina, Almarhum Prof Gudono, Guru Besar FEB UGM
·waktu baca 2 menit

Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, akan menikahi gadis asal Sleman, Erina Sofia Gudono, pada 10 Desember mendatang.
Ayah Erina adalah Prof Dr Gudono, seorang Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM).
Gudono telah berpulang pada 23 Juli 2016 karena sakit.
"(Bapak) Dulu Guru Besar (UGM). Meninggalnya itu 2016," kata Allen Adam Rinaldy Gudono, putra pertama Prof Gudono, kepada kumparan di Sleman, Selasa (6/12).
Karena sang ayah telah tiada, Allen nantinya akan bertindak sebagai wali nikah Erina.
Menurut Allen, persiapan pernikahan adiknya telah mendekati finis.
"Persiapan sudah 99,4 persen," katanya.
Profil Prof Gudono
Dikutip dari website resmi FEB UGM, Prof Dr Gudono, MBA., CMA., Ak., CA. merupakan salah satu Guru Besar terbaik yang dimiliki UGM. Dia merupakan dosen FEB UGM pada Departemen Akuntansi.
Gudono lahir di Semarang, 26 Mei 1963. Gelar sarjana diraih Gudono di Fakultas Ekonomi UGM. Selanjutnya, gelar master diraih dari Murray State University di Kentucky, Amerika.
Gelar doktor Gudono diperoleh di Temple University, Pennsylvania, Amerika. Saat kuliah di kota inilah Erina lahir pada 11 Desember 1996. Erina merupakan anak ketiga dari empat bersaudara.
Pada 1 Desember 2011, Gudono ditetapkan sebagai Guru Besar UGM.
Sejumlah penghargaan yang dianugerahkan kepada Gudono antara lain Satya Lancana Karya Satya XX dari Presiden RI pada tahun 2013 dan Satya Lencana Kesetiaan 25 tahun dari UGM pada 2013.
Gudono pernah menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Pengembangan SDM UGM pada 2002-2004. Pejabat Struktural Eselon IIIA di BPK RI pada 2006-2010, Ketua Pengelola Program Magister Akuntansi (MAKSI) FEB UGM pada 2013-2015, hingga menjabat sebagai Ketua Program Sarjana Akuntansi FEB UGM pada 2016 hingga wafat.
Besar di kalangan akademisi, tak ayal Erina juga memiliki latar pendidikan yang baik. Erina meraih gelar sarjana dari UGM dan master dari Universitas Columbia, AS.
Erina juga aktif di sejumlah kegiatan sosial anak muda. Segudang prestasi ini membuatnya mulus menjadi finalis Putri Indonesia 2022.
