Profil Gus Irfan, Cucu Pendiri NU yang Diangkat Jadi Menteri Haji dan Umrah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto melantik Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto melantik Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto melantik Mochamad Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah. Pelantikan digelar di Istana Negera, Senin (8/9) sore.

Sebelumnya Irfan menjabat sebagai Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji.

Irfan lahir pada 24 Juni 1962 di Jombang. Dia merupakan putra dari KH Yusuf Hasyim (Pak Ud) dan cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH. Hasyim Asy'ari.

Ayah Gus Irfan, KH Yusuf Hasyim, merupakan putra dari pendiri NU. Foto: Instagram/Gus Irfan

Ponpes Tebuireng Jombang

Irfan pernah mengabdi di lingkungan pesantren sebagai Sekretaris Umum Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, dari tahun 1989 hingga 2006. Selain itu, sejak tahun 1990 hingga sekarang, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Yayasan Hasyim Asy'ari, lembaga yang menaungi pesantren tersebut.

Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Irfan Yusuf atau Gus Irfan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Lulusan Universitas Brawijaya

Dia menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya, Malang, dan meraih gelar Sarjana (S1) pada tahun 1985.

Tahun 2000, dia melanjutkan pendidikan pascasarjana di universitas yang sama dan berhasil meraih gelar Magister (S2) pada tahun 2002.

Gelar doktornya didapat dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang tahun 2025 dengan disertasi berjudul “Kepemimpinan Transformasional KH. Muhammad Yusuf Hasyim dalam Melestarikan Tradisi Indonesia di Pesantren Tebuireng Kabupaten Jombang."

Karier Irfan diawali dari dunia pesantren. Pada tahun 1996, Irfan menduduki jabatan sebagai Komisaris Utama PT BPR Tebuireng, sebuah lembaga keuangan mikro berbasis pesantren. Lalu tahun 2006, ia dipercaya sebagai Pengasuh Pesantren Al-Farros.

Adapun aktivitas di kepengurusan Nahdlatul Ulama, Irfan menjabat sebagai Wakil Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur pada 2014–2017 dan Wakil Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) pada 2015–2016.

Karier Politik di Gerindra

Prabowo bersama Waketum Gerindra sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Alfarros Tebuireng, Gus Irfan Yusuf. Foto: Instagram/@gus.irfanyusuf

Irfan adalah kader Gerindra, partai yang didirikan Prabowo Subianto. Dia menjabat Ketua Umum Gerakan Muslim Indonesia Raya (GEMIRA), organisasi sayap keagamaan dari Partai Gerindra.

Saat Pemilihan Presiden 2019, Irfan dipercaya sebagai salah satu Juru Bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Prabowo Subianto–Sandiaga Uno.

Tahun 2024, ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VIII.

Irfan lantas diangkat menjadi Kepala Badan Penyelenggara Haji dan Umrah yang sekarang menjadi Kementerian Penyelenggaraan Haji dan Umrah RI.