Profil Jenderal Wismoyo Arismunandar, Mantan KSAD yang Meninggal Dunia

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jenderal TNI Wismoyo Arismunandar. Foto: Wikipedia
zoom-in-whitePerbesar
Jenderal TNI Wismoyo Arismunandar. Foto: Wikipedia

Jajaran TNI AD berduka. Jenderal (purn) Wismoyo Arismunandar meninggal di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (28/1) karena sakit.

Mantan KSAD itu dijadwalkan dimakamkan di Solo, Jawa Tengah. KSAD Jenderal Andika Perkasa akan menjadi inspektur upacara dalam prosesi pelepasan jenazah di rumah duka di Bambu Apus, Jakarta Timur.

Wismoyo Arismunandar bergabung menjadi prajurit TNI AD setelah lulus dari Akademi Militer pada 1963. Pria kelahiran Bondowoso, Jawa Timur, 10 Februari 1940 itu berkarier di satuan infanteri Kopassandha yang sekarang bernama Kopassus.

kumparan post embed

Kariernya selama di militer juga lebih banyak di Kopassandha. Dimulai dari Dangrup I Kopassandha (1978-1982), Wadan Kopassandha (1982-1983), Danjen Kopassandha (1983-1985), Kasdam IX/Udayana (1985-1987), Pangdam VIII/Trikora (1987-1988), Pangdam IV/Diponegoro (1988-1990), Pangkostrad (1990-1992), Wakasad (1992-1993), hingga KSAD (1993-1995).

Wismoyo memang sempat digadang-gadang menjadi calon kuat Panglima ABRI (kini Panglima TNI) saat itu. Tapi, Presiden Soeharto memutuskan lebih memilih Jenderal Feisal Tanjung sebagai Panglima ABRI.

Peran Wismoyo di jajaran militer juga cukup penting. Ipar Soeharto itu merupakan pelopor dalam kekompakan dan sinergi kebijakan antar kepala staf angkatan termasuk Kapolri saat itu.

Wismoyo menikah dengan Siti Hardjanti yang dikenal dengan nama Bu Datiet dan dikaruniai 2 orang anak.