Profil KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum MUI 2020-2025

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KH Miftachul Akhyar. Foto: Fadjar Hadi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
KH Miftachul Akhyar. Foto: Fadjar Hadi/kumparan

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025. Miftachul menggantikan Prof KH Ma'ruf Amin dalam Musyawarah Nasional X MUI di Jakarta.

Miftachul menjadi Ketum MUI ke-8 sejak MUI Pusat terbentuk pada 1975. Nama Kiai Miftah --sapaan akrab Miftachul-- juga sudah tidak asing di kalangan NU.

Kiai Miftah diketahui sudah mengabdi di Nahdlatul Ulama sejak usia muda. Pria kelahiran Surabaya, 1 Januari 1953 itu lahir dan besar di keluarga yang kuat keilmuan tentang NU.

Dirangkum dari laman resmi NU, Jumat (27/11), Miftah diketahui merupakan putra Pengasuh Pondok Pesantren Tahsinul Akhlaq Rangkah, KH Abdul Ghoni, dan merupakan anak kesembilan dari 13 bersaudara.

Kantor pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI). Foto: Helmi Afandi/kumparan

Ia tercatat pernah menempuh pendidikan sebagai santri di Pondok Pesantren Tambak Beras, Ponpes Sidogiri (Jawa Timur), dan Ponpes Lasem (Jawa Tengah).

Kemudian Miftah mendirikan Pondok Pesantren Miftachus Sunnah di Kedung Tarukan, Tambak Sari, Surabaya, pada 1982 silam. Miftah membangun ponpes ini dari nol, setelah melihat adanya fenomena pentingnya 'nilai religius' di tengah masyarakat.

Kiai Miftah dikenal sebagai sosok yang sederhana. Sifatnya ini tercermin dari bentuk penghormatan kepada semua tamu yang datang ke ponpesnya. Ia juga tak segan untuk menuangkan wedang dan menyajikan cemilan kepada tamunya.

Kariernya di kepengurusan NU diawali saat ia menjabat sebagai Rais Syuriyah PCNU Surabaya periode 2001-2005, kemudian Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur 2007-2018, dan semakin menanjak ketika ia menjadi Wakil Rais Aam PBNU. Pada 22 September 2020, ia didaulat menjadi Pj Rais Aam PBNU 2018-2020 di Gedung PBNU.

KH Miftachul Akhyar (kiri), Pjs Rais Aam PBNU. Foto: Fadjar Hadi/kumparan

Kiai Miftah juga cukup dekat dengan Presiden Jokowi. Saat putrinya menikah pada Juni 2019, Jokowi dan istrinya Iriana hadir langsung ke lokasi pernikahan di Ponpes Miftachus Sunnah.

Kiai karismatik di kalangan NU itu kini mengemban tugas baru, yakni menggantikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sebagai Ketua MUI. Ma'ruf saat ini bergeser posisinya menjadi Ketua Dewan Pertimbangan MUI.

Kiai Miftah juga sebelumnya pernah menggantikan Ma'ruf Amin sebagai Rais Aam PBNU secara definitif, usai Ma'ruf mundur saat maju Pilpres 2019 mendampingi Joko Widodo. Dan saat ini, ia menjadi pengganti Ma'ruf di kursi Ketua Umum MUI.

Berikut daftar lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI periode 2020-2025.

Dewan Pimpinan Harian MUI Pusat

Ketua Umum MUI : KH. Miftachul Akhyar

Wakil Ketua Umum MUI 1 : Dr. Anwar Abbas

Wakil Ketua Umum MUI 2 : KH. Marsudi Syuhud

Wakil Ketua Umum MUI 3 : Drs. H. Basri Bermanda, MBA.

Ketua-ketua

Ketua MUI KH. Masduki Baidlowi

Ketua MUI Dr. Yusnar Yusuf Rangkuti

Ketua MUI Prof. Noor Achmad

Ketua MUI KH. Abdullah Jaidi

Ketua MUI KH. Afifuddin Muhajir

Ketua MUI KH. Dr. Sodikun

Ketua MUI Dr. Lukmanul Hakim

Ketua MUI KH. Sholahuddin Al Aiyubi

Ketua MUI Prof. Amany Lubis

Ketua MUI KH. Cholil Nafis

Ketua MUI Dr. Jeje Zainuddin

Ketua MUI Dr. Asrorun Niam Sholeh

Ketua MUI Dr. Sudarnoto Abdul Hakim

Ketua MUI Prof. Dr. Utang Ranuwijaya

Sekretaris Jenderal: Dr. Amirsyah Tambunan

Wakil Sekretaris Jenderal:

KH. Abdul Manan Ghani

Habib Hasan Bahar

Rofiqul Umam Ahmad

Azrul Tanjung

Asrori S. Karni

Ikhsan Abdullah

Arif Fahrudin

M. Ziyad

Isfah Abidal Aziz

Dr. Badriyah Fayumi

Drs. H. Pasni Rusli

Dr. Abdul Ghaffar Rozin

Prof. Dr. Valina Singka Subekti

Dr. Fahrur Razi

Bendahara Umum

Misbahul Ulum

Wakil Bendahara

KH. Eman Suryaman

Dr. Rahmat Hidayat

Jojo Sutisna

Trisna Ningsih Julianti

Erni Juliana

kumparan post embed