Profil Letjen Maruli Simanjuntak, Menantu Luhut yang Dilantik Jadi KSAD Besok

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak.
 Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Presiden Joko Widodo diagendakan akan melantik Letjen TNI Maruli Simanjuntak menjadi KSAD di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (29/11) besok.

"Iya [pelantikan KSAD] besok," kata sumber kumparan di kementerian, Selasa (28/11).

Menantu dari Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan itu saat ini menjabat sebagai Pangkostrad dengan pangkat jenderal bintang tiga.

Berikut profil lengkap Letjen TNI Maruli Simanjuntak:

Maruli Simanjuntak merupakan pria kelahiran 27 Februari 1970 di Bandung, Jawa Barat. Dia merupakan jebolan Akmil tahun 1992.

Menantu Luhut ini tak hanya memiliki pengalaman dalam infanteri. Dia juga pernah menjadi anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Detasemen Tempur Cakra.

Sederet prestasi yang pernah diraih Maruli seperti terpilih sebagai Danrem terbaik di Korem 074/Warastratama Surakarta dalam bidang Upaya Khusus (Upsus) Ketahanan Pangan Tingkat Nasional di tahun 201.

Jabatan Strategis Maruli

Sebelum menjabat sebagai Pangkostrad, Letjen Maruli Simanjuntak memiliki karier yang cemerlang. Berikut jabatan bergengsi yang pernah ditempatinya:

  1. Komandan Group II Kopassus

  2. Komandan Grup A Paspampres (2014-2016)

  3. Danrem 074/Warastratama Solo (2016-2017)

  4. Wakil Danpaspampres (2017-2018)

  5. Danpaspampres (2018-2020)

  6. Pangdam IX/Udayana (2020)

  7. Pangkostrad (2022)

Kasus Cebongan

Saat menjabat sebagai Dan Grup II Kandang Menjangan, Maruli dihadapi dengan kasus penyerbuan LP Cebongan yang dilakukan anak buahnya. Kasus itu terjadi pada 2013 ketika ia masih berpangkat Letnan Kolonel.

Tim Investigasi TNI AD menyatakan kasus penyerbuan dan pembunuhan terhadap empat tahanan tersangka pembunuhan Serda TNI Heru Santoso dilakukan oleh anggota Kopassus Grup II, yang merupakan anak buah Maruli.

Maruli yang saat itu baru 1 hari menjabat sebagai Dan Grup II mengaku siap bertanggung jawab atas perbuatan anak buahnya tersebut.