Profil Lettu Allan, Pilot T-50i yang Gugur Usai Pesawatnya Jatuh di Blora
ยทwaktu baca 2 menit

Pesawat latih militer T-50i Golden Eagle jatuh di kawasan hutan di Desa Nginggil, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Senin (18/7) malam.
Pesawat itu dipiloti oleh Lettu Pnb Allan Syafitra. Lettu Allan gugur akibat insiden jatuhnya pesawat militer itu.
Lettu Allan merupakan perwira penerbang lulusan AAU tahun 2015 dan Sekolah Penerbang TNI AU tahun 2017. Dia baru menikah pada tahun 2021 lalu dan memiliki anak yang masih balita.
Pada Jumat, 8 September 2017, Komandan Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb Samsul Rizal menyiramkan air kembang saat pengukuhan empat penerbang di Lanud Iswahjudi. Empat penerbang lulusan sekolah penerbang TNI AU angkatan ke-91.
Keempat lulusan sekolah penerbang itu adalah pada saat itu pangkatnya masih Letda. Mereka adalah Letda Pnb Laksamana Hasnan, Letda Pnb Allan Syafitra, Letda Pnb Sulistyo dan Letda Pnb M. Fahry Nosar.
Mereka ditemparkab di Skuadron 3 yang mengoperasikan pesawat F-16 dan Skuadron Udara 15 yang mengoperasikan pesawat T-50 Golden Eagle setelah menjalani pendidikan transisi.
Lettu Pnb Allan Safitra Indra Wahyudi, S.T (Han) mengalami kecelakaan saat menjalani latihan terbang malam.
Pesawat TT-5009 yang diterbangkan, melakukan kontak radio terakhir pada 19.07 WIB, dan akhirnya dilaporkan jatuh. Puing reruntuhan pesawat dilaporkan aparat kewilayahan berada di desa Nginggil, Kradenan, Blora Jawa Tengah.
Tim SAR Lanud Iswahjudi telah diberangkatkan ke lokasi jatuhnya pesawat. Hingga saat ini tim masih melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi.
