Profil Nello Penyelamat Repan: Berbesar Hati Buka Rumahnya untuk Warga Baduy

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Repan (kanan), Nello (tengah), dan anggota polisi di kawasan Tanjung Duren. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Repan (kanan), Nello (tengah), dan anggota polisi di kawasan Tanjung Duren. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Nello (pada berita sebelumnya ditulis Pak Melo), menjadi penyelamat Repan pemuda Baduy Dalam yang dibegal-disabet celurit di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Nello bernama lengkap Johan Chandra. Usia pria kelahiran Mojokerto ini 40 tahun. Ia merupakan pemilik klinik terapi Prife Wellness Gallery cabang Tanjung Duren.

Rumah Nello tidak jauh dari kliniknya, sama-sama di Tanjung Duren, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Rumah milik Nello itu yang dituju Repan saat tangannya berdarah-darah, berjalan kaki tanpa alas kaki dari Cempaka Putih.

Johan Chandra alias Nello saat ditemui di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Rabu (5/11/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Bagaimana Repan bisa tahu Nello?

Ternyata, Nello pernah satu kali membeli madu yang dijual Repan, saat Repan melintas di pom bensin.

"Itu sudah lama ya, di pom bensin di pinggir tol arah (Jalan) Arjuna. Kebetulan orangnya lewat ya saya beli," ujar Nello saat ditemui kumparan di rumahnya, Rabu (5/11).

Di momen tersebut, Nello pun memberikan alamat rumahnya ke Repan.

"Saya kasih alamat waktu di jalanan ketemu pertama. Saya bilang, 'Kamu ke tempat saya ya, ini alamat saya kalau misalnya mau istirahat dan sebagainya boleh'," kata Nello.

Gestur kecil itu yang menyelamatkan Repan.

Repan saat dibawa Nello ke rumah sakit. Foto: Dok. Istimewa

Dengan kondisi tangan berdarah usai menangkis celurit, Sabtu malam (25/10), Repan berupaya mencari pertolongan ke rumah sakit di Cempaka Putih tapi ditolak karena tak punya KTP.

Pada Minggu (26/10) pukul 03.00 WIB, Repan pun berjalan kaki dari Cempaka Putih ke Tanjung Duren, bermodalkan patokan Monas—kemudian bertanya-tanya ke orang arah Tanjung Duren.

Repan tiba di rumah Nello pukul 08.30 WIB. Nello yang melihat Repan berdarah-darah kemudian merawatnya bahkan membawanya ke rumah sakit untuk dilakukan penjahitan luka.

Momen Repan (kiri) ditemui polisi di rumah Nello (kanan) di Tanjung Duren, Jakarta, Sabtu (1/11/2025). Foto: Dok. Istimewa