Profil Ning Imaz, Anak Kiai Ponpes Lirboyo yang Dihina Eko Kuntadhi
·waktu baca 2 menit

Ustazah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, mendapat perhatian publik.
Ia mendapat sorotan usai disebut dihina oleh pegiat sosial Eko Kuntadhi. Dalam video yang diproduksi oleh NU Online, Ning Imaz sedang menjelaskan tentang tafsir Surat Ali Imran ayat 14.
Video itu diunggah di TikTok NU Online dengan judul thumbnail 'Lelaki di Surga Dapat Bidadari, Wanita Dapat Apa?'.
Potongan video kemudian diunggah Eko. Dalam potongan tersebut, ada keterangan atau caption berupa ungkapan yang bernada kasar.
“Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan,” demikian tulisan atau caption yang ada dalam video unggahan Eko Kuntadhi.
Eko Kuntadhi kemudian menambahkan kata-kata kasar di dalam video Ning Imaz.
Lantas siapa sosok Ning Imaz?
Ning Imaz lahir pada 1985. Ia merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ihsan. Ia juga alumnus Ponpes Tahfidzil Qur’an dan Madrasah Hidayatul Mubtadiaat Fit Tahfidzi Wal Qiroat.
Berdasarkan keterangan dari NU Online, Ning Imaz merupakan putri dari pasangan KH Abdul Khaliq Ridwan dan Nyai Hj Eeng Sukaenah Pengasuh Pondok Pesantren Putri Al Ihsan Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.
Ning Imaz juga merupakan cucu dari Syekh Ihsan Muhammad Dahlan Al-Jampasy pengarang kitab Siraj ath-Thalibin. Ilmu dari sang ayah dan kakeknya mengantarkan Ning Imaz menjadi seorang penghafal Qur'an (hafidzah) dan ahli fiqih.
Selain itu, sejak Ning Imaz duduk di bangku Tsanawiyah setingkat SMP, ia turut aktif dalam diskusi antarahli keilmuan Islam, utamanya fikih di lingkungan pesantren yang berafiliasi dengan NU atau biasa dikenal dengan forum bahtsul masail.
Ketekunannya dalam bidang fiqih membawa perempuan 37 tahun itu berdakwah membidik anak muda melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter.
Ning Imaz juga menjadi pengisi kajian tetap "Suara Muslimah" di kanal Youtube NU Online. Salah satu pembahasan yang pernah dimuat yakni soal suara perempuan yang sering dianggap aurat.
Selain mengajar di pesantren, istri dari Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Kaliwungu Kendal Gus Rifqi Muslim Suyuti itu saat ini tengah menyelesaikan pendidikan di Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri.
