Profil Pangeran Hussein, Pewaris Takhta Yordania yang Sambut Presiden Prabowo
·waktu baca 3 menit

Presiden Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian lawatan luar negerinya dengan berkunjung ke Yordania, setelah sebelumnya bertandang ke Amerika Serikat dan Inggris.
Setibanya di Amman, Selasa (24/2) sore, Prabowo disambut langsung oleh Putra Mahkota Yordania, Pangeran Hussein bin Abdullah — putra sulung Raja Abdullah II.
Yordania dan Raja Abdullah II bukan sosok yang asing bagi Presiden Prabowo Subianto. Keduanya telah menjalin persahabatan sejak sama-sama menempuh pendidikan militer di Amerika Serikat pada masa muda. Bahkan, Prabowo pernah menetap di Yordania setelah karier militernya berakhir pada 1998.
Adapun penyambutan oleh Putra Mahkota Pangeran Hussein mencerminkan penghormatan tinggi Kerajaan Hasyimiyah Yordania terhadap kunjungan Presiden Prabowo.
Lantas siapa Pangeran Hussein, pemimpin Yordania di masa depan? Berikut profil singkatnya, dikutip dari website resmi kerajaan.
Sulung dari 4 Bersaudara
Hussein bin Abdullah lahir di Amman, Yordania, pada 28 Juni 1994 [sekarang berusia 31 tahun] sebagai putra sulung Raja Abdullah II dan Ratu Rania Al Abdullah.
Ia merupakan generasi ke-42 keturunan langsung Nabi Muhammad dari garis Hashemite (Hasyimiyah), dan menjadi figur sentral dalam monarki Yordania modern.
[Hasyimiyah atau Bani Hasyim adalah klan/keturunan dari Hasyim bin Abdl Manaf, leluhur Nabi Muhammad Saw].
Hussein memiliki satu saudara laki-laki, yaitu Pangeran Hashem, serta dua saudari, Putri Iman dan Putri Salma.
Diangkat Jadi Putra Mahkota 2009
Pangeran Hussein secara resmi diangkat sebagai Putra Mahkota Yordania pada 2 Juli 2009 melalui dekrit kerajaan, menjadikannya pewaris sah takhta Hasyimiyah.
Sejak saat itu, ia sering ditunjuk sebagai Regent atau Wali Raja ketika Raja Abdullah II menjalankan kunjungan ke luar negeri.
Pendidikan dan Karier Militer
Pendidikan menengah ditempuh di King’s Academy, Yordania (lulus 2012).
Gelar sarjana diperoleh dari Georgetown University, Washington D.C., Amerika Serikat, dengan fokus pada International History (2016).
Ia juga lulus dari Royal Military Academy Sandhurst di Inggris pada 2017 dan saat ini memegang pangkat Mayor di Angkatan Bersenjata Yordania (Jordan Armed Forces-Arab Army).
Peran Diplomatik
Sebagai putra mahkota, Hussein aktif di panggung internasional. Ia pernah mewakili Yordania di forum-forum penting seperti Dewan Keamanan PBB dan Majelis Umum PBB, termasuk menjadi orang termuda yang memimpin sesi Dewan Keamanan pada 2015 dengan fokus peran pemuda dalam memerangi ekstremisme.
Ia juga dikenal sebagai advokat pemberdayaan pemuda, mendorong pendidikan vokasi dan teknologi, serta berperan dalam promosi sektor inovasi, pariwisata, dan pembangunan ekonomi melalui berbagai inisiatif.
Istri dan Anak
Pada 1 Juni 2023, Pangeran Hussein mempersunting Rajwa Khaled Al Saif dalam sebuah upacara kerajaan yang menyita perhatian dunia. Rajwa merupakan bagian dari keluarga Al Saif, salah satu keluarga terpandang di Arab Saudi.
Pada 3 Agustus 2024, pasangan ini menyambut kelahiran putri mereka, Putri Iman bint Al Hussein bin Abdullah II.
Hobi
Di luar tugas kenegaraan, Pangeran Hussein gemar olahraga seperti sepak bola dan menyelam, serta mengikuti olahraga kompetitif seperti MMA dan tinju.
