Profil Sarah Sadiqa, Kepala LKPP

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala LKPP Sarah Sadiqa saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Presiden Prabowo Subianto pada acara Pelantikan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih dalam sisa jabatan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Kepala LKPP Sarah Sadiqa saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Presiden Prabowo Subianto pada acara Pelantikan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih dalam sisa jabatan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Presiden RI Prabowo Subianto mengangkat Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Sarah Sadiqa, sebagai Kepala LKPP.

Pelantikan Sarah didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 97 P tahun 2025 tentang pemberhentian Kepala Komunikasi Kepresidenan, Kepala dan Wakil Kepala Staf Kepresidenan, serta pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan, Kepala Staf Kepresidenan, serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian.

Dengan begitu Sarah resmi menggantikan Hendrar Prihadi sebagai Kepala LKPP.

Suasana pelantikan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Sarah menempuh pendidikan formal S1 di Fakultas Hukum Universitas Trisakti dan berhasil meraih gelar sarjana pada 1992. Setelah itu, ia melanjutkan studi pascasarjana di Northeastern University dan menyelesaikan program Master of Science pada 1999.

Sarah merupakan anak dari eks Wakil Ketua Mahkamah Agung Mariana Sutadi. Mariana juga dikenal sebagai hakim perempuan pertama yang menjabat sebagai wakil ketua MA.

Mariana Sutadi Nasution, eks wakil ketua MA (kebaya putih), dalam peluncuran buku biografinya, 22 Januari 2020. Foto: Instagram/Humas MA

Karier Sarah di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) terbilang panjang. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Direktorat Iklim Usaha dan Kerjasama Internasional pada April 2011 hingga Januari 2013. Setelahnya, ia dipercaya menjadi Direktur Direktorat Perencanaan Pengadaan RAPBN sejak Januari 2013 sampai Oktober 2013.

Kepala LKPP Sarah Sadiqa usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Presiden Prabowo Subianto pada acara Pelantikan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih dalam sisa jabatan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Pada Oktober 2013 hingga Februari 2014, Sarah memimpin Direktorat Pengembangan Sistem Katalog. Kemudian, dari Februari 2014 hingga Juli 2015, ia menjabat sebagai Direktur Direktorat Pelatihan Kompetensi. Kariernya terus berlanjut dengan menduduki posisi Deputi Bidang Monitoring, Evaluasi, dan Pengembangan Sistem Informasi sejak Juli 2015 sampai Februari 2020. Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan pada Februari 2020 sebelum akhirnya dilantik sebagai Kepala LKPP.

Atas pengabdiannya, Sarah juga meraih sejumlah penghargaan. Ia dianugerahi Satyalancana Karya Satya X Tahun pada 2005, serta Satyalancana Karya Satya XX Tahun pada 2015.