Profil Setyo Budiyanto, Ketua KPK Periode 2024-2029

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon Pimpinan (Capim) KPK Setyo Budianto mengikuti uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2024).  Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Calon Pimpinan (Capim) KPK Setyo Budianto mengikuti uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2024). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

Komisi III DPR telah memilih Setyo Budiyanto sebagai Ketua KPK periode 2024-2029. Ia mendapat suara terbanyak dalam voting yang dilakukan Komisi Hukum pada Kamis (21/11).

Selain Setyo, 4 pimpinan KPK lainnya yaitu:

  • Agus Joko Pramono

  • Fitroh Nurcahyanto

  • Ibnu Basuki Widodo

  • Johanis Tanak

Seperti apa profil Setyo?

Setyo lahir di Surabaya pada 29 Juni 1967. Dia merupakan lulusan Akpol pada 1989 dan berpengalaman di bidang Reserse.

Setyo pernah menjabat sebagai Kapolda NTT pada tahun 2021 hingga 2022. Kemudian, Kapolda Sulut pada tahun 2022 hingga 2023. Adapun sejak tahun 2023 hingga sekarang, Setyo menjabat selaku Inspektur Jenderal di Kementerian Pertanian.

Sebelum menjadi Kapolda, dia juga pernah bertugas di KPK sebagai Direktur Penyidikan.

Riwayat Pendidikan:

  • Akpol (1989)

  • PTIK (1999)

  • Sespim (2007)

  • Sespimti (2017)

Deretan Jabatan Utama:

  • Wadirreskrimsus Polda Papua

  • Dirkrimsus Polda Papua

  • Analis Kebijakan Utama Bidang Tindak Pidana Ekononomi dan Tindak Pidana Umum Bareskrim

  • Koordinator Supervisi Kedeputian Penindakan KPK

  • Direktur Penyidikan KPK

  • Kapolda NTT

  • Kapolda Sulawesi Utara

  • Pati Irwasum Polri

  • Irjen Kementan

Harta Kekayaan

Setyo terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 1 April 2024 untuk tahun periodik 2023. Setyo tercatat mempunyai harta kekayaan dengan total senilai Rp 9.611.000.000. Berikut ini rinciannya:

  • Tanah dan bangunan dengan total senilai Rp 7.600.000.000. Tanah dan bangunan itu tersebar di berbagai wilayah yakni Tangerang Selatan, Makassar, hingga Bogor.

  • Alat transportasi senilai Rp 946.000.000 yang terdiri dari sepeda senilai Rp 15.000.000, motor Piaggio Vespa senilai Rp 21.000.000, Trek RB senilai Rp 35.000.000, dan mobil Toyota LX senilai Rp 875.000.000

  • Setyo tercatat mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp 360.000.000 dan kas atau setara kas senilai Rp 705.000.000.

  • Total: Rp 9.611.000.000.