Profil Taj Yasin Maimoen, Sekjen PPP Kubu Agus Suparmanto

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin usai menyerahkan SK kepengurusan PPP periode 2025-2030 dari kubu Agus Suparmanto di Kementerian Hukum, Jakarta, pada Rabu (1/10/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin usai menyerahkan SK kepengurusan PPP periode 2025-2030 dari kubu Agus Suparmanto di Kementerian Hukum, Jakarta, pada Rabu (1/10/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Kubu Agus Suparmanto telah menyerahkan SK kepengurusan PPP Periode 2025-2030 ke Kementerian Hukum pada Rabu (1/10). Agus mengeklaim terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum dalam Muktamar X PPP.

Dalam SK kepengurusan yang diserahkan Agus, posisi Sekjen diisi oleh Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin.

“Pada hari ini saya tadi jam 4 sore beserta tim formatur dan kawan-kawan mendaftarkan hasil Muktamar ke-10 di Ancol, Muktamar Partai Persatuan Pembangunan dan alhamdulillah berkas-berkas ada 7 berkas yang kita serahkan dan alhamdulillah sudah lengkap semuanya,” kata Gus Yasin.

Lantas, siapakah Gus Yasin? Berikut ini profilnya.

Taj Yasin atau Gus Yasin saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2025-2030 mendampingi Ahmad Luthfi. Gus Yasin juga menjabat sebagai wakil gubernur periode sebelumnya dengan Ganjar Pranowo.

Ketua Umum PPP terpilih Agus Suparmanto (ketiga kiri) didampingi Ketua Majelis Pertimbangan Partai Muhammad Romahurmuziy (tengah) memberikan keterangan pers pada acara Tasyakuran Muktamar X PPP di kawasan Ancol, Jakarta, Minggu (28/9/2025). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

Gus Yasin dikenal sebagai politisi dengan latar belakang santri. Ia adalah putra dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH Maimoen Zubair, dikenal dengan panggilan Mbah Moen.

Gus Yasin bukan orang baru di PPP. Sebagai kader PPP, ia pernah lolos sebagai anggota DPRD Jawa Tengah periode 2014-2018.

Karier politiknya terus menanjak. Pada 2018, ia berpasangan dengan Ganjar Pranowo untuk maju dalam Pilkada Jateng. Pasangan Ganjar-Taj Yasin itu berhasil mengalahkan Sudirman Said yang berpasangan dengan eks Menaker dan politikus PKB Ida Fauziah.

Setelah itu, Taj Yasin juga sempat mencalonkan sebagai senator DPD pada Pemilu 2024. Ia mendapat sebanyak 3.821.699 suara.

Namun, ia tak jadi duduk sebagai senator sebab nyalon lagi sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah untuk periode kedua berpasangan dengan Ahmad Luthfi.

Saat Pilgub Jateng 2024, Pasangan ini didukung oleh Koalisi Indonesia Maju Plus. Mereka mengungguli pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi yang hanya diusung dan didukung oleh PDIP.