Program Baru Pengkaderan Teroris JI: Jihad Global ke Irak dan Afghanistan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers Kombes Pol Ahmad Ramadhan terkait penggrebekan terduga teroris di Makassar, Jumar (16/4). Foto: Youtube/Div Humas Polri
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers Kombes Pol Ahmad Ramadhan terkait penggrebekan terduga teroris di Makassar, Jumar (16/4). Foto: Youtube/Div Humas Polri

Densus 88 menangkap 3 teroris tergabung Jamaah Islamiyah (JI) di Lampung dalam operasi sejak Senin (1/11) dan Selasa (2/11). Ketiganya merupakan pengelola yayasan Lembaga Amir Zakat (LAZ) ABA milik JI.

Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, JI lewat LAZ ABA mengumpulkan uang dari berbagai sumber. Uang itu untuk memodali program pengkaderan bernama Jihad Global.

“Kami sampaikan mengenai program penggalangan dana tersebut. Kebutuhan organisasi JI. Menyiapkan kader generasi JI. Program tersebut dinamakan Jihad Global,” kata Ahmad di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/11).

Ilustrasi pelumpuhan teroris. Foto: ANTARA FOTO/Makna Zaezar

Ahmad mengebut, lewat program Jihad Global teroris JI merekrut lalu mengirim kadernya ke Afghanistan, Irak, hingga Suriah. Di sana mereka akan dilatih oleh kelompok teroris dunia.

“Pengumpulan dana terkumpul dikirim ke daerah sasaran. Negara Suriah, Irak, dan Afghanistan untuk melatih secara nyata meningkatkan kemampuan pasukan tempur JI tersebut,” ujar Ahmad.

Sebelumnya diberitakan, Densus 88 menangkap 3 teroris di Lampung berinisial S (ketua yayasan), SU (bendahara yayasan), dan DRS (sekretaris yayasan). Ketiganya mengelola yayasan milik JI. Salah satu tersangka berinisial DRS merupakan kepala sekolah dan berstatus PNS.