Program Kerja Tiga Srikandi di Debat Perdana Pilgub Jatim 2024

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengambilan nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pilgub Jatim 2024 di Ballroom Hotel Mercure, Surabaya, Senin (23/9/2024). Foto:  Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pengambilan nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pilgub Jatim 2024 di Ballroom Hotel Mercure, Surabaya, Senin (23/9/2024). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Tiga Srikandi calon gubernur bakal melakoni debat perdana Pilgub Jatim 2024 hari ini, Jumat (18/10) di Graha Unesa, Surabaya.

Pilgub Jatim 2024 diikuti oleh tiga cagub perempuan, yakni pasangan nomor urut 01 Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim diusung PKB; pasangan nomor urut 02 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak yang merupakan incumbent diusung KIM Plus; dan pasangan nomor urut 03 Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans diusung PDIP.

Tema yang diambil dalam debat kali ini adalah "Transformasi Sosial dan Peningkatan Produktivitas Sumber Daya Lokal Untuk Kesejahteraan Masyarakat Jawa Timur". Tema itu mencakup soal daya saing dan nilai tambah ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jatim Nur Salam, mengatakan format debat ini akan dibagi menjadi enam segmen. Segmen pertama, yaitu penyampaian visi-misi masing-masing pasangan calon. Segmen dua dan tiga pendalaman visi-misi.

Kemudian segmen empat dan lima tanya-jawab dan terakhir pernyataan penutup atau closing statement dari para paslon.

"Ada enam segmen. Tema itu dibahas enam segmen gitu, bukan per segmen satu tema," kata Salam saat dikonfirmasi, Jumat (18/10).

Berikut program kerja (proker) tiga Srikandi cagub Jawa Timur sesuai tema debat malam ini:

Daya Saing dan Nilai Tambah Ekonomi

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim menghadiri rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut Pilgub Jatim 2024 di Hotel Mercure, Surabaya, Senin (23/9/2024). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Luluk-Lukman

  • 1 Juta Sajadah: Pendampingan Sukses Usaha Dana Maslahah untuk 1 juta UMKM berbasis usahawan kelompok usia produktif.

  • Jatim Mabar: Membangun Jejaring Mahasiswa dan Anak muda Berwirausaha melalui dukungan Insentif Modal Kerja sebesar Rp. 25 Juta untuk 5.000 usaha rintisan/startup.

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak menghadiri rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut Pilgub Jatim 2024 di Hotel Mercure, Surabaya, Senin (23/9/2024). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Khofifah-Emil

  • Keluarga Harapan [PKH] Plus

Memperluas cakupan PKH plus tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan uang tunai pada lansia tetapi diperluas kepada difabel dan perempuan kepala rumah tangga. Tidak hanya bantuan uang tunai, tetapi diperluas pada makanan bergizi dan vitamin (makan siang gratis bagi lansia, difabel dan perempuan kepala rumah tangga).

  • Jatim Puspa

Meningkatkan kapasitas dan partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi, baik melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun sektor-sektor lainnya melalui pelatihan, pendampingan, bantuan alat usaha dan permodalan dengan memperhatikan arus pengarusutamaan gender untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

  • Desa Devisa

Meningkatkan perekonomian pedesaan dengan memanfaatkan potensi lokal dan menghubungkannya dengan pasar internasional melalui penciptaan desa-desa mandiri yang mampu menghasilkan produk unggulan bernilai ekspor, sehingga dapat berkontribusi langsung pada peningkatan devisa negara.

  • Klinik BUMDesa

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kapasitas pengelolaan BUMDesa di Provinsi Jawa Timur. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial, inovasi bisnis, dan kemandirian finansial BUMDesa, sehingga mampu berkontribusi secara optimal terhadap pembangunan ekonomi desa.

Risma-Gus Hans

  • Bidang ekonomi menitikberatkan pada penguatan ekonomi rakyat menjadi prioritas melalui kedaulatan pangan, pengembangan koperasi dan UMKM, serta pemberdayaan petani, nelayan, dan usaha kecil dengan akses modal dan pasar. Tujuannya adalah kemandirian ekonomi dan keadilan sosial.

Pendidikan

Luluk-Lukman

  • Dana Abadi Pendidikan Jatim: untuk Beasiswa dan Bantuan fiskal Pendidikan Kab/Kota untuk akses pendidikan berkualitas dan merata.

  • Pesantren Metal ( Pesantren melek digital): Sebagai sentra pendidikan yang berkarakter, unggul dan berkualitas melalui dukungan pendanaan infrastruktur dan suprastruktur.

Khofifah-Emil

  • Jatim World Class Education

Menghadirkan talenta-talenta maupun Universitas berkelas dunia untuk memberikan pendidikan bertaraf internasional di Jawa Timur. Sekaligus meningkatkan jumlah beasiswa internasional yang berpotensi untuk dimanfaatkan pelajar unggul dan berprestasi di Jatim untuk sekolah ke luar negeri.

  • Beasiswa Santri Unggul

Beasiswa bagi santri unggul dan berprestasi untuk bidang kedokteran, science, dan entrepreneur dalam mendukung bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

  • East Java Center of Literacy

Merevitalisasi perpustakaan di Jawa Timur menjadi pusat literasi yang dinamis dan multifungsi, tidak hanya sebagai tempat membaca buku, tetapi juga sebagai ruang publik yang mendukung kegiatan sosial, budaya, dan pendidikan.

Risma-Gus Hans

  • Pembebasan biaya pendidikan untuk seluruh SMA/ SMK/ MA/ sederajat (SMA/ SMK/ MA/sederajat gratis) baik negeri maupun swasta,

  • Peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan, termasuk penyelesaian status kepegawaian para guru honorer,

  • Pemerataan dan peningkatan kompetensi guru di pesantren dan sekolah swasta melalui pemberian beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pasca sarjana,

  • Peningkatan dan pemerataan literasi digital di pesantren dan sekolah swasta dengan cara penyediaan fasilitas internet gratis,

  • Pemerataan penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memenuhi standar dan aman bencana, dan sarana transportasi khusus peserta didik sesuai kondisi daerah, dan lainnya.

Kesehatan

Luluk-Lukman

  • SEHATI: Jaminan kesehatan kelompok rentan dan difabel didukung pelayanan kesehatan berkualitas dan terjangkau di rumah sakit dan puskesmas di wilayah kepulauan dan/atau terpencil.

Khofifah-Emil

  • KIPA

Optimalisasi akses layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Jatim melalui berbagai pendekatan.

1. Mengusahakan tercapainya UHC.

2. Memastikan kemudahan akses layanan kesehatan primer dengan peningkatan kapasitas dan kesejahteraan bagi kader kesehatan dan pos kesehatan desa.

  • Jatim World Class Hospital Collaboration

Melanjutkan modernisasi fasilitas dan layanan kesehatan di Rumah Sakit Provinsi Jawa Timur dengan berkolaborasi bersama Rumah Sakit Kelas Dunia untuk menghadirkan teknologi canggih seperti electrophysiology lab, cathlab modern, genomic medicine dan robotic surgery.

  • Mental Wellness & Happiness Service

Jatim Mental Wellness & Happiness merupakan one stop service dan support system yang nantinya menyediakan sesi konseling, seminar, dan workshop yang berhubungan dengan kesehatan mental dan pengelolaan stres yang ditujukan kepada kelompok yang rentan mengalami keguncangan mental (Siswa SMA-SMK, ASN) dalam koodinasi pemprov Jatim. Selain itu, juga dibuka aduan untuk mencegah terjadinya bullying.

Tri Rismaharini (Risma) berpasangan dengan KH Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans mendaftar PIlgub Jatim, Kamis (29/8/2024) Foto: Dok. Mili

Risma-Gus Hans

  • Perluasan upaya promotif - preventif dan pembudayaan perilaku hidup sehat, melalui pemenuhan penyediaan air minum dan sanitasi, kesehatan, ruang terbuka hijau, dan fasilitas komunal pendukung kesehatan,

  • Pemerataan dan peningkatan akses layanan kesehatan universal sehingga semua kabupaten kota memenuhi UHC / Universal Health Coverage (BPJS Kesehatan gratis berbasis KTP),

  • Peningkatan kualitas dan pemerataan penyediaan sarana - prasarana pelayanan kesehatan primer dan rujukan, termasuk ketersediaan RS dan dokter di seluruh Jawa Timur,

  • Pencegahan dan pengendalian penyakit melalui pemberdayaan masyarakat dan imunisasi dasar lengkap dengan pendekatan budaya,

  • Penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan, termasuk agar di setiap Bakorwil ada satu RS tipe A, dan lainnya.