Proyek Dermaga Eksekutif Merak-Bakauheni Habiskan Rp 500 Miliar

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Proyek Dermaga Eksekutif Merak-Bakauheni (Foto: Novan Nurul Alam/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Proyek Dermaga Eksekutif Merak-Bakauheni (Foto: Novan Nurul Alam/kumparan)

Proyek pembangunan dermaga eksekutif Merak-Bakauheni membutuhkan dana investasi yang cukup besar. Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi menyebut jumlah dana yang dibutuhkan untuk proyek tersebut mencapai Rp 500 miliar.

Faik mengatakan pembangunan dermaga eksekutif Merak-Bakauheni merupakan proyek sinergi antara 3 perusahaan yaitu PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT PP (Persero) Tbk, dan PT Patra Jasa.

Baca juga: Proyek Dermaga Eksekutif Merak-Bakauheni Resmi Dibangun

Baca juga: Truk Dilarang Melewati Dermaga Eksekutif Merak-Bakauheni

"Program pembangunan ini kelanjutan sinergi BUMN antara ASDP Ferry Indonesia, Patra Jasa dan PP dengan konsep joint venture melalui pembentukan anak usaha PT Indonesia Ferry Properti yang mayoritas kepemilikannya dimiliki ASDP," ungkap Faik di sela-sela peresmian groundbreaking Dermaga 6 Eksekutif di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Sabtu (27/5).

Proyek Dermaga Eksekutif Merak-Bakauheni (Foto: Novan Nurul Alam/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Proyek Dermaga Eksekutif Merak-Bakauheni (Foto: Novan Nurul Alam/kumparan)

Proyek dermaga eksekutif Merak-Bakauheni ini masing-masing akan dibangun di Dermaga 6 Pelabuhan Merak dengan luas areal lahan mencapai 41.803 meter persegi dan Dermaga 7 Pelabuhan Bakauheni dengan luas areal lahan mencapai 48.446 meter persegi.

"Program ini membutuhkan dana yang berasal dari patungan 3 BUMN tersebut, sedangkan untuk Dermaga 7 Pelabuhan Merak (bukan dermaga eksekutif) dibiayai dari dana PMN (Penyertaan Modal Negara) yang diberikan kepada PT ASDP," jelas Faik.

Pengembangan Dermaga 6 Pelabuhan Merak dan Dermaga 7 Pelabuhan Bakauheni merupakan bagian dari perencanaan dan penataan kedua pelabuhan tersebut sebagai hub kawasan wisata yang ada di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.

"Ini merupakan langkah awal dari penataan Pelabuhan Merak dan Bakauheni yang merupakan pelabuhan tersibuk di indonesia, peningkatan fasilitas ini sebagai upaya melayani peningkatan traffic penumpang yang diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan pembangunan lintas Sumatera yang titik nol nya terhubung dengan Pelabuhan Merak-Bakauheni dan diselenggarakannya Asian Games," tambah Faik.