Proyek Penataan Kabel ke Bawah Tanah di Jaksel Ditargetkan Rampung Maret 2024

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas Satgas Bina Marga Jakarta Pusat melakukan penataan jaringan utilitas di kawasan Salemba, Jakarta, Rabu (30/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Satgas Bina Marga Jakarta Pusat melakukan penataan jaringan utilitas di kawasan Salemba, Jakarta, Rabu (30/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) mengatakan penataan sarana jaringan utilitas terpadu (SJUT) atau kabel bawah tanah terus dilakukan. Saat ini, pemasangan SJUT sepanjang 25 kilometer di Jakarta Selatan sedang dalam proses dan ditargetkan rampung pada Maret 2024.

"Dari 25 km yang sudah dibangun JIP, saat ini masih dalam proses penurunan kabel udara," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT JIP, Ivan Cahya Permana kepada kumparan, Rabu (20/12).

"Penurunan kabel udara keseluruhan direncanakan selesai Maret 2024," imbuh dia.

Pemasangan SJUT sepanjang 25 km dilakukan di 10 ruas jalan Jaksel yakni Jalan Mampang, Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Cikajang, Jalan Gunawarman, Jalan Pattimura, Jalan Trunojoyo, dan Jalan Hasanuddin.

Dinas Bina Marga DKI Jakarta melakukan penertiban kabel semrawut di Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (23/11/2023). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Pembangunan 25 km ini adalah fase pertama. Sementara di luar 25 km, Ivan mengatakan pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Pemprov DKI.

"Untuk pengembangan di luar 25 km ini, JIP masih berkoordinasi dengan Pemprov, rencananya Jaksel dan Jaktim," ujar Ivan.

"Pemindahan kabel dari udara ke dalam atau SJUT sudah berjalan sekitar 40 persen (fase pertama)," tandasnya.

SJUT adalah program menempatkan jaringan utilitas seperti kabel fiber optik, PLN dan sejenisnya secara terpadu yang terletak di bawah permukaan tanah sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 69 Tahun 2020.

Pemprov DKI Jakarta menunjuk anak perusahaan BUMN Jakpro, PT JIP, untuk menangani pekerjaan SJUT di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Dinas Bina Marga DKI Jakarta melakukan penertiban kabel semrawut di Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (23/11/2023). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Sementara Sarana Jaya ditugaskan untuk mengerjakan di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengeklaim sudah ada 185 kilometer kabel yang dipindahkan ke SJUT di seluruh wilayah Jakarta.

"Ini kalau secara total (di Jakarta) mungkin sudah sekitar 185 kilometer (kabel) totalnya sudah pindah ke bawah," kata Heru dalam agenda penataan kabel udara yang menjuntai di sepanjang Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (23/11).