PSI Usul Guntur Romli, Andy Budiman, dan Sumardy Tim Pemenangan Jokowi

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Guntur Romli (kanan). (Foto: Moh Fajri/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Guntur Romli (kanan). (Foto: Moh Fajri/kumparan)

Para sekjen parpol mitra koalisi pendukung Joko Widodo malam ini akan menggelar rapat bersama di posko pemenangan, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/8).

Dalam rapat ini para sekjen diminta mengajukan 3 perwakilan pengurus partainya untuk menjadi bagian dari tim pemenangan Jokowi di Pilpres 2019. Sekjen Raja Juli Antoni menyebut partainya mengusung Guntur Romli, Andy Budiman dan Sumardy.

"Kami sudah putuskan bahwa ada 3 kader PSI yaitu Guntru Romli, Andy Budiman dan Sumardy, " kata Raja kepada kumparan, Senin (6/8).

Raja menjelaskan ketiganya dipilih karena punya keahlian berbeda yang bisa mendukung pemenangan Jokowi.

"Guntur Romli kan Aktivis NU, Sumardy itu dia marketing jadi bisa membantu, sedangkan Andi Budiman itu kan mantan wartawan pendiri AJI, " jelasnnya.

"Mereka menyempurnakan struktur tim pemenangan, mendetailkan Nawacita 2 dan merumuskan strategi pemenangan," jelasnya.

Jokowi dan Sekjen Parpol Koalisi di Istana Bogor (Foto: Agus Suparto/Presidential Palace)
zoom-in-whitePerbesar
Jokowi dan Sekjen Parpol Koalisi di Istana Bogor (Foto: Agus Suparto/Presidential Palace)

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut bahwa pengurus inti di tim tersebut akan ditentukan oleh calon diusung yaitu Presiden Jokowi.

"Meskipun demikian untuk ketua tim kampanye nasional, bendahara tim kampanye nasional, sekretaris tim kampanye nasional, itu nanti kami serahkan sepenuhnya kepada pasangan calon " kata Hasto di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (5/8)

"Tugas kami hanya mengusulkan dengan mengisi personel dari setiap partai politik dan juga tokoh-tokoh masyarakat, para relawan untuk bergabung di tim kampanye nasional tersebut " tandasnya.

Peta Politik Pilpes 2019. (Foto: Faisal Nu'man/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Peta Politik Pilpes 2019. (Foto: Faisal Nu'man/kumparan)