Puan Ajak DPR-Pemerintah Perbaiki Diri: Tak Ada yang Mutlak Benar atau Salah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pidato Ketua DPR RI dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024-2025. Foto: Youtube/DPR RI
zoom-in-whitePerbesar
Pidato Ketua DPR RI dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024-2025. Foto: Youtube/DPR RI

Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh anggota DPR dan pemerintah untuk saling mengevaluasi dalam proses berdemokrasi di Indonesia. Puan menyebut tidak ada pihak yang paling benar maupun paling salah.

Hal itu disampaikan Puan saat berpidato pada penutupan rapat paripurna DPR masa sidang I tahun 2025-2026.

“Inilah dinamika perjalanan bangsa yang menuntut kedewasaan dalam berdemokrasi. Tidak ada pihak yang mutlak benar atau paling bersalah,” kata Puan di DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (2/10).

“Kita semua, termasuk DPR RI dan Pemerintah, harus bercermin dan memperbaiki diri,” lanjutnya.

Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa usai rapat paripurna di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Kamis (2/10/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Puan turut menyinggung masa sidang DPR kali ini yang juga diwarnai dengan aksi demonstrasi dari masyarakat yang kecewa atas kebijakan-kebijakan DPR dan pemerintah.

Menurutnya aksi protes tersebut merupakan cerminan kinerja anggota dewan maupun pemerintah yang masih harus diperbaiki.

“Tugas kita bersama, seluruh anak bangsa dan komponen bangsa, adalah menjadikan setiap peristiwa sebagai pelajaran untuk lebih mawas diri agar persatuan bangsa tetap terjaga, martabat kemanusiaan ditegakkan, dan Indonesia terus melangkah menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih baik,” ungkap Puan.

“Kemerdekaan, pada hakikatnya adalah untuk memastikan bahwa setiap anak bangsa mendapat tempat dalam perjalanan menuju Indonesia yang tentram, adil, dan makmur,” tutup dia.