Puan Bicara Ujian Kesetiaan di HUT ke-51 PDIP: Partai Hadapi Ujian Besar
·waktu baca 3 menit

Ketua DPP PDIP Puan Maharani menghadiri syukuran peringatan HUT ke-51 PDIP sekaligus bersilaturahmi di Solo, Jawa Tengah. Dalam acara itu, Puan menyinggung soal PDIP yang saat ini tengah menghadapi ujian kesetiaan.
Puan didampingi Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, Ketua DPC PDIP se-Solo Raya beserta jajaran, hingga sejumlah anggota DPR RI serta DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dari Fraksi PDI PDIP Jateng.
Silaturahmi dengan Struktur PDIP se-Solo Raya dalam rangka HUT ke-51 PDIP juga dihadiri oleh sekitar 300 orang warga sekitar Posko PM dan kalangan Pengusaha dari HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) serta KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) Solo.
“Hari ini, hari yang istimewa bagi keluarga besar PDI Perjuangan. Kepada seluruh warga di sekitar Posko Puan Maharani, terima kasih atas keramahannya, terima kasih atas dukungannya selama ini terhadap Posko Puan Maharani,” kata Puan, Rabu (10/1).
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman dari HIPMI dan KADIN Solo yang selama ini selalu menjadi teman baik PDI Perjuangan, terima kasih sudah ikut merayakan HUT 51 tahun PDI Perjuangan bersama kami,” imbuh Puan.
Dalam kesempatan tersebut, Puan lantas menyinggung soal PDIP yang kini sedang menghadapi ujian dalam menghadapi pemilu 2024.
“Puluhan tahun nanti ketika ada yang membaca sejarah PDI Perjuangan, maka akan ada cerita bagaimana di tahun 2024 ketika PDI Perjuangan berumur 51 tahun, Partai kita ini menghadapi ujian besar,” ujarnya.
Puan mengatakan, PDIP saat ini sedang diuji mengenai permasalahan kesetiaan. Menurutnya, ujian tersebut pun menjadi salah satu ujian kesolidan dan ujian ideologis.
“Akan dituliskan di buku-buku sejarah nantinya, bagaimana PDI Perjuangan di tahun 2024 menghadapi ujian kesetiaan, ujian kesolidan, ujian ideologis. Sekarang ada di tangan kita apakah PDI Perjuangan di tahun 2024 akan dituliskan lulus ujian ideologis atau tidak,” ucap Ketua DPR itu.
Karena itu, ia meminta kepada seluruh pasukan banteng untuk merapatkan barisan dan terus solid. Eks Menko PMK ini menambahkan mengatakan semua kader juga ingin agar PDIP mencetak sejarah sebagai pemenang Pemilu tiga kali berturut-turut.
“Kita mau PDI Perjuangan dituliskan sebagai Partai yang menyatu dengan rakyat, kita mau PDI Perjuangan dituliskan di buku sejarah sebagai pemenang hattrick di Pemilu 2024. Setuju!!?? Solid!? Solid!? Solid!?” tanya Puan kepada kader PDIP yang hadir.
“Solid!!!” jawab para banteng PDIP secara serentak.
Ia kemudian mengingatkan Pemilu 2024 hanya tinggal 34 hari lagi. Puan menyebut, dari Pemilu nanti akan terlihat hasil kerja-kerja pasukan banteng selama ini.
“Kita tunjukkan bahwa Solo Raya itu kandang banteng, bukan taman mawar, bukan hutan beringin, bukan taman burung, tetapi Kandang Banteng. Dan kalau ada yang mau utak atik kandang banteng bisa kena seruduk. Betul tidak!?” ucap Puan.
Lebih lanjut,Puan yakin hasil Pemilu 2024 di Solo akan tetap tetap menjadi basis PDIP. Apalagi dengan kerja keras kader PDIP yang selalu solid dan setia dengan marwah partai.
“Kita tunjukkan bahwa Solo Raya ini warnanya merah. Kita tunjukkan bahwa di Solo Raya PDI Perjuangan tidak hanya menang tapi menang telak. Kita menang telak karena kita menangis dan tertawa bersama rakyat, kita memenangkan rakyat!!! Siap!!! Siap!!! Siap!!," pungkas Puan.
