Puan soal Dirjen Aptika Kominfo Mundur: Kalau Lalai Ya Tanggung Jawab

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR, Puan Maharani menyampaikan sikap politik PDIP pada Rakernas V PDIP di Ancol, Jakarta, Minggu (26/5/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR, Puan Maharani menyampaikan sikap politik PDIP pada Rakernas V PDIP di Ancol, Jakarta, Minggu (26/5/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ketua DPR RI Puan Maharani merespons keputusan Semuel Abrijani Pangerapan untuk mundur dari posisinya sebagai Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Kominfo.

Semuel mundur sebagai pertanggung jawaban dirinya setelah server PDN diserang kelompok Brain Cipher Ransomware.

Puan mengatakan, masalah PDN ini sudah dibahas oleh Komisi I DPR. Menurutnya, tidak seharusnya kejadian ini terjadi.

"Ini kan memang satu hal yang menurut kami di DPR sudah dibahas di Komisi I hal yang harusnya tidak terjadi seperti ini. Jadi secara konkret dievaluasi kemudian tindak lanjutnya seperti apa," kata Puan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Kamis (4/7).

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangarepan memberikan keterangan pers pengunduran diri di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Kamis (4/7/2024). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Terkait sikap Semuel yang mengundurkan diri, Ketua DPP PDIP ini hanya memberikan jawaban diplomatis.

"Pihak-pihak yang kemudian merasa lalai atau kemudian bertanggung jawab ya sebaiknya bisa mengevaluasi diri," kata Puan.

Ketika disinggung apakah Budi Arie sebagai Menkominfo harus ikut mundur imbas kejadian ini, Puan menyebut hal itu adalah ranah Presiden Jokowi.

"Menteri itu merupakan orang yang membantu presiden jadi ya selama dalam menjalankan tugasnya tidak bisa maksimal ya mungkin bisa dievaluasi oleh presiden," kata Puan.

kumparan post embed

Sebelumnya Semuel menegaskan, alasan utama dirinya mundur karena bertanggung jawab atas serangan siber terhadap server PDN. Data di PDN dienkripsi atau dikunci sehingga tak bisa diakses oleh para tenant yang berasal dari lembaga negara, kementerian, dan pemda.

"Kejadian ini bagaimana pun secara teknis tanggung jawab saya sebagai Dirjen pengampu transformasi pemerintahan secara teknis," tutur Semuel.