Puan soal Format Debat Cawapres Diubah: Ikuti Aturan yang Disepakati

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua DPR Puan Maharani di Gedung DPR, Senayan. Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua DPR Puan Maharani di Gedung DPR, Senayan. Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan

Ketua DPP PDIP Puan Maharani bicara soal format debat cawapres diubah. Ketua DPR RI itu mengingatkan semua pihak untuk mengikuti aturan yang telah disepakati.

“Kita ikuti saja aturan yang sudah disepakati. Itu saja yang dilakukan,” kata Puan usai berdialog dengan komunitas seniman di Kebun Raya Indrokilo, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (3/12).

KPU memutuskan mengubah format debat cawapres, sehingga nantinya capres dan cawapres selalu bersama dalam setiap sesi debat. Ini berbeda dengan pilpres sebelumnya, saat debat khusus cawapres dibuat terpisah.

Berdasarkan Pasal 277 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, debat pasangan calon (paslon) dilaksanakan 5 kali oleh KPU dan disiarkan di media elektronik melalui lembaga penyiaran publik. Materi debat paslon adalah visi nasional sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Sementara dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum, diatur lebih spesifik. Disebut debat capres dilakukan 3 kali, dan debat khusus cawapres dilakukan 2 kali.

Namun KPU kini memutuskan selama 5 kali debat paslon di Pilpres 2024, capres dan cawapres sama-sama naik panggung. Perbedaannya hanya terdapat pada proporsi bicara masing-masing capres dan cawapres, tergantung jadwal sesi debat.

Ilustrasi Gedung KPU RI. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Puan mengatakan akan mencermati dulu aturan baru yang dibuat KPU. Ia juga memastikan TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan melakukan pemetaan terkait aturan KPU yang berbeda dari pilpres-pilpres sebelumnya.

“Menurut kami debat ini penting bagi calon presiden dan wakil presiden. Kita akan kembali mengatur, aturannya memang 5 kali debat capres. Apakah ini kemudian hanya capres saja atau cawapres juga," ujar dia.

"Kami akan berembuk dengan 3 pasang calon yang ada untuk menyamakan persepsi agar ke depannya lebih baik bagaimana. Kemudian kita juga akan melihat visi misi capres dam cawapres yang ada,” tambah dia.

Di sisi lain, cucu Bung Karno itu mengatakan PDIP akan terus berjuang mempertahankan suara di Jawa Tengah baik untuk Pileg dan Pilpres 2024. Meski Gibran Rakabuming Raka memutuskan bergabung dengan tim lawan, ia meyakini PDIP tetap akan menang di Jateng.

“Kita akan berjuang mempertahankan suara di Jawa Tengah dan tentu saja Insya Allah juga kami bisa menambah suara di Jawa Tengah juga,” tegas Puan.

“Kan sudah saya jelaskan semua punya pilihan politiknya. Nanti biarkan rakyat yang memilih. Untuk dari mana, ke siapa, sudah tidak perlu dibicarakan lagi,” tandasnya.