Puan soal Isu Reshuffle Kabinet Usai Kapolri Diganti: Hak Prerogatif Presiden

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prabowo bersama Puan Maharani serta pejabat lainnya usai datangi lubang buaya saat upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (1/10/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Prabowo bersama Puan Maharani serta pejabat lainnya usai datangi lubang buaya saat upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (1/10/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan calon Kapolri Komjen Suyudi rencananya segera dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, proses yang cepat dilakukan agar tidak terjadi kekosongan jabatan Kapolri.

“Insyaallah hari ini rencananya Presiden akan segera melantik calon Kapolri yang tadi sudah ditetapkan oleh DPR sehingga tidak ada kekosongan terkait dengan Kapolri,” kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Kamis (1/10).

Puan juga menjelaskan Presiden memang hanya mengusulkan satu nama calon Kapolri kepada DPR.

“Ya, dari nama yang diusulkan memang biasanya hanya satu calon karena terkait dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia,” ujarnya.

Saat ditanya kemungkinan adanya reshuffle kabinet bersamaan dengan pelantikan Komjen Suyudi sebagai Kapolri, Puan mengatakan sepenuhnya hak prerogatif Presiden.

Pernyataan itu disampaikan saat Puan menjawab kans Listyo Sigit bergabung ke dalam kabinet setelah diberhentikan dari jabatan Kapolri.

“Apakah akan bergabung atau tidak (ke kabinet), itu nanti bisa ditanyakan kepada Presiden, karena itu hak prerogatif Presiden,” kata Puan.

Begitu pula ketika ditanya mengenai isu reshuffle kabinet. Puan meminta wartawan menanyakan langsung persoalan tersebut kepada Presiden.

“Kalau reshuffle nanti tanya ke Presiden, ke Istana,” ujar Puan.