Puisi dari Pegawai BNN untuk Budi Waseso Sang Pati dari Cawang

Presiden Joko Widodo pada Kamis, (1/3) akan melantik Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) yang baru menggantikan Komisaris Jenderal Budi Waseso (Buwas). Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Inspektur Jenderal Heru Winarko akan menjadi pengganti Budi Waseso yang pensiun.
Para pegawai BNN membuat sebuah puisi untuk melepas Buwas yang pensiun. Berikut puisi tersebut:

Bung Buwas Pati Dari Cawang
Udara dan Angin Malam yang Berkisur
Bintang-bintang Timbul Tenggelam di Langit Selatan
Dari Tanah Pati, Tanah Kelahiran Bung Buwas
Dari Ayah Seorang Perwira Dia Telah Diwariskan Sebuah Keteguhan
Bahwa Hidup ini Adalah Kebenaran Bukan Sekedar Kebetulan
Dan Tumbuhlah Si Anak Lanang Jantan
Kehidupan Tegar Hanya Untuk Berjuang
Sekali Waktu Dia Cita-citakan Ingin Menjadi Gatot Kaca
Terbang di Tengah Gemuruh-gemuruh Awan
Menjumpai Bintang-bintang di Lautan Langit Badai dan Topan
Tetapi Takdir dan Suratan Membawanya ke Pelosok-pelosok Negeri
Memburu Tikus-tikus di Gang-gang Beton Kota dan Laci-laci Negara
Hidupnya Adalah Bakti Kepada Bangsa dan Negara
Itulah Tekatnya
Karena Darah Juangnya dan Bakti Kentalnya Menjadikan Ia Seorang Bakti Bhayangkara
Bung Buwas Pati dari Cawang Matanya Awas Dalam Mengemban Tugas
Hatinya Berkata Kebenaran Tak Boleh Ditindas
Di Cawang Tempatnya Kini Dia Berbakti
Semangatnya Terus Menyala dan Mengajak Elemen-elemen Negara untuk Memberantas Narkoba
Narkoba Menjadi Musuh Utamanya Pernah Bung Buwas Berkata
Ia Tak Mau Berdosa Dalam Memegang Amanah Ini
Tak Mau Berdosa Pada Generasi Bangsa
Tak Ada Kompromi Pada Narkoba
Tekadnya Kuat Narkoba Harus Ditumpas di Bumi Nusantara
Bung Buwas Pati Dari Cawang
Budinya yang Luas
Jiwa yang Tegas
Pendiriannya yang Tegas
Anak Pati Bintang Jiwa yang Terang
Abdi Negara Pengabdi Bangsa
Anak Lanang Kelahiran Pati
Janganlah Lelah Engkau Berjuang
Bung Buwas Pati Dari Cawang
Engkau Telah Menjadi Tauladan
Bagi Bangsa Indonesia
Engkau Telah Banyak Berjuang
Untuk Indonesia
Puisi tersebut dipersembahkan oleh pegawai Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk Budi Waseso, sang jenderal pemberani.
Budi Waseso telah meninggalkan legacy untuk BNN. Apakah penggantinya kelak mampu meneruskan jejak-jejak Jenderal Buwas?
