Puisi dari Pegawai BNN untuk Budi Waseso Sang Pati dari Cawang

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala BNN, Budi Waseso (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kepala BNN, Budi Waseso (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)

Presiden Joko Widodo pada Kamis, (1/3) akan melantik Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) yang baru menggantikan Komisaris Jenderal Budi Waseso (Buwas). Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Inspektur Jenderal Heru Winarko akan menjadi pengganti Budi Waseso yang pensiun.

Para pegawai BNN membuat sebuah puisi untuk melepas Buwas yang pensiun. Berikut puisi tersebut:

Puisi untuk Budi Waseso (Foto: Dok. Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Puisi untuk Budi Waseso (Foto: Dok. Istimewa)

Bung Buwas Pati Dari Cawang

Udara dan Angin Malam yang Berkisur

Bintang-bintang Timbul Tenggelam di Langit Selatan

Dari Tanah Pati, Tanah Kelahiran Bung Buwas

Dari Ayah Seorang Perwira Dia Telah Diwariskan Sebuah Keteguhan

Bahwa Hidup ini Adalah Kebenaran Bukan Sekedar Kebetulan

Dan Tumbuhlah Si Anak Lanang Jantan

Kehidupan Tegar Hanya Untuk Berjuang

Sekali Waktu Dia Cita-citakan Ingin Menjadi Gatot Kaca

Terbang di Tengah Gemuruh-gemuruh Awan

Menjumpai Bintang-bintang di Lautan Langit Badai dan Topan

Tetapi Takdir dan Suratan Membawanya ke Pelosok-pelosok Negeri

Memburu Tikus-tikus di Gang-gang Beton Kota dan Laci-laci Negara

Hidupnya Adalah Bakti Kepada Bangsa dan Negara

Itulah Tekatnya

Karena Darah Juangnya dan Bakti Kentalnya Menjadikan Ia Seorang Bakti Bhayangkara

Bung Buwas Pati dari Cawang Matanya Awas Dalam Mengemban Tugas

Hatinya Berkata Kebenaran Tak Boleh Ditindas

Di Cawang Tempatnya Kini Dia Berbakti

Semangatnya Terus Menyala dan Mengajak Elemen-elemen Negara untuk Memberantas Narkoba

Narkoba Menjadi Musuh Utamanya Pernah Bung Buwas Berkata

Ia Tak Mau Berdosa Dalam Memegang Amanah Ini

Tak Mau Berdosa Pada Generasi Bangsa

Tak Ada Kompromi Pada Narkoba

Tekadnya Kuat Narkoba Harus Ditumpas di Bumi Nusantara

Bung Buwas Pati Dari Cawang

Budinya yang Luas

Jiwa yang Tegas

Pendiriannya yang Tegas

Anak Pati Bintang Jiwa yang Terang

Abdi Negara Pengabdi Bangsa

Anak Lanang Kelahiran Pati

Janganlah Lelah Engkau Berjuang

Bung Buwas Pati Dari Cawang

Engkau Telah Menjadi Tauladan

Bagi Bangsa Indonesia

Engkau Telah Banyak Berjuang

Untuk Indonesia

Puisi tersebut dipersembahkan oleh pegawai Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk Budi Waseso, sang jenderal pemberani.

Budi Waseso telah meninggalkan legacy untuk BNN. Apakah penggantinya kelak mampu meneruskan jejak-jejak Jenderal Buwas?