Puncak Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Minggu Malam

9 Juni 2019 18:29 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pemudik membawa barang bawaan setibanya di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu (9/6/2019). Foto: Helmi Afandi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pemudik membawa barang bawaan setibanya di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu (9/6/2019). Foto: Helmi Afandi/kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Puncak arus balik di Terminal Kampung Rambutan diprediksi akan terjadi hari ini, Minggu (9/6) dari sore hingga malam. Berdasarkan data yang dihimpun pada pukul 17.00 WIB, tercatat sudah ada 15.784 penumpang yang datang melalui Kampung Rambutan hari ini, atau meningkat 9 ribu orang dari pukul 10.00 WIB yang hanya 6 ribu saja.
ADVERTISEMENT
"Untuk situasi update terakhir di Terminal Kampung Rambutan, yang tiba itu sudah mencapai 15.784 dari mulai jam 10.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Thofik Winanto di lokasi, Minggu (9/6).
Ia menyebut, sebenarnya arus balik diprediksi akan terjadi sejak kemarin. Namun, jumlah pemudik yang datang terus meningkat pada hari ini.
"Kami prediksi sampai kemarin secara berangsur-angsur (datang). Mungkin ada di jalan sedikit keterlambatan, tapi kami terus mengantisipasi adanya suatu lonjakan arus balik nanti," tegasnya.
Pemudik membawa barang bawaan setibanya di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu (9/6/2019). Foto: Helmi Afandi/kumparan
Diprediksi, jumlah pemudik yang akan melalui Terminal Kampung Rambutan hari ini akan mencapai 20 ribu penumpang. Jumlah ini, turun drastis jika dibandingkan dengan puncak arus balik pada Lebaran 2018 lalu yang mencapai 36 ribu.
ADVERTISEMENT
Thofik menyebut, mayoritas pemudik yang akan datang pada malam ini berasal dari daerah di sekitar Jakarta seperti Cianjur, Sukabumi, dan Bogor. Sedangkan untuk pemudik dari daerah yang lebih jauh, sebagian besar sudah kembali sejak Sabtu (8/6).
"Kalau jarak jauh memang sudah berangsur mulai tanggal 8 kemarin, tapi angka puncaknya itu mulai tadi subuh. Maka perhitungan kami, tadi mulai jam 00.00 WIB sampai saat ini sudah mencapai 15 ribu," tandasnya.