Purnawirawan TNI Wuryanto dan Salim Mengga Gabung Perindo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mayjen TNI (Purn) Wuryanto (kiri), mantan Pangdam Diponegoro bergabung dengan Partai Perindo dan maju sebagai Bacaleg DPR RI Dapil Jateng. Foto: Twitter/@Hary_Tanoe
zoom-in-whitePerbesar
Mayjen TNI (Purn) Wuryanto (kiri), mantan Pangdam Diponegoro bergabung dengan Partai Perindo dan maju sebagai Bacaleg DPR RI Dapil Jateng. Foto: Twitter/@Hary_Tanoe

Mantan Pangdam Diponegoro Mayjen TNI (Purn) Wuryanto bergabung dengan Partai Perindo. Kabar ini dibagikan langsung di akun Twitter Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.

Hary Tanoe menyebut, Wuryanto akan maju sebagai bacaleg DPR RI Dapil Jateng.

"Rabu, 11 Januari 2023, Mayjen TNI (Purn) Wuryanto, mantan Pangdam Diponegoro, bergabung dengan Partai Perindo dan maju sebagai Bacaleg DPR RI Dapil Jateng," kata dia dikutip dari akun @Hary_Tanoe, Kamis (12/1).

Sebelum berkiprah di dunia politik, Wuryanto tercatat mengemban jabatan penting di TNI. Mulai dari Kapuspen TNI hingga Pangdam IV/Diponegoro.

Mantan Pangdam Pattimura dan anggota DPR RI 2009-2019 Dapil Sulbar, Mayjen TNI (Purn) Salim Mengga, maju melalui Perindo untuk DPR RI Dapil Sulbar. Foto: Twitter/@Hary_Tanoe

Selain Wuryanto, mantan Pangdam Pattimura dan anggota DPR RI 2009-2019 Dapil Sulbar, Mayjen TNI (Purn) Salim Mengga juga bergabung dengan Perindo.

Salim Mengga sebelumnya adalah politikus Demokrat.

"Mantan Pangdam Pattimura dan anggota DPR RI 2009-2019 Dapil Sulbar, Mayjen TNI (Purn) Salim Mengga, maju melalui Perindo untuk DPR RI Dapil Sulbar. Selamat bergabung Pak Salim Mengga, kita bangun Sulbar sejahtera," kata Hary Tanoe.

Perindo memang sedang gesit merangkul sejumlah tokoh untuk bergabung dan menjadi caleg di Pemilu 2024. Targetnya, para tokoh itu dapat mendulang suara yang mendorong Perindo masuk ke parlemen.

Di antara yang sudah bergabung adalah mantan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang yang kini jadi Ketua Harian Perindo, dan aktivis antikorupsi Tama S Langkun.