Puslabfor Polri: Arya Konsumsi CTM dan Parasetamol Sebelum Ditemukan Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jumpa pers kasus kematian diplomat Arya Daru di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jumpa pers kasus kematian diplomat Arya Daru di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Polisi mengungkap tewasnya diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan (39) di indekosnya di Gondia International House, Jakarta Pusat. Tim dari Puslabfor Polri Adelano mengatakan sebelum ditemukan tewas, Arya Daru mengkonsumsi berbagai jenis obat.

"Adanya konsumsi paparan obat sebelum kematian. Seluruh hasil pemeriksaan dituangkan dalam BAP yang telah diserahkan kepada penyidik," ujar Adelano di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7).

Obat-obatan itu antara lain jenis CTM (Chlorpheniramine) dan parasetamol. "CTM adalah antikistimin meredakan alergi, serta memiliki efek mengantuk. Kombinasi kedua obat itu pada obat flu dan demam," ujar dia.

Lebih lanjut Adelano juga mengatakan tak menemukan adanya kandungan racun seperti pestisida pada tubuh Arya Daru.

Arya Daru ditemukan tewas di Guest House Gondia, Jalan Gondangdia Kecil, Jakarta Pusat, Selasa (8/7).

Saat ditemukan wajah Arya Daru tertutup plastik yang kemudian dililit menggunakan lakban kuning.