Putin Akui Situasi Sulit di Rostov Akibat Pemberontakan Tentara Bayaran Wagner

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri pertemuan informal para pemimpin Commonwealth of Independent States (CIS) di Saint Petersburg, Rusia, Jumat (7/10/2022). Foto: Sputnik/Alexei Danichev/Kremlin via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri pertemuan informal para pemimpin Commonwealth of Independent States (CIS) di Saint Petersburg, Rusia, Jumat (7/10/2022). Foto: Sputnik/Alexei Danichev/Kremlin via REUTERS

Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkap kondisi terakhir di Rostov pada Sabtu (24/6). Wilayah itu jadi titik masuk tentara bayaran Wagner Group dari Ukraina.

"Selama pemberontakan bersenjata situasi di Rostov-on-Don tetap sulit," ucap Putin dalam pidatonya seperti dikutip dari CNN.

"Di Rostov, kerja warga sipil dan administrasi militer pada dasarnya terblokir," sambung dia.

Pada Sabtu ini Rusia dihantam pemberontakan dari tentara bayaran Wagner. Kelompok keamanan swasta di Rusia itu dipakai untuk membantu invasi ke Ukraina.

Pemberontakan dipicu tuduhan bos Wagner Group Yevgeny Prigozhin bahwa militer Rusia membantai pasukannya.

Rusia balik menuding Prigozhin dan Wagner menolak perintah. Kini, Rusia telah memulai investigasi kriminal terhadap Prigozhin. Surat penangkapan terhadap Prigozhin juga sudah dikeluarkan.

Sementara itu, sejak pagi tadi pasukan Wagner telah menguasai situs militer di Rostov, termasuk markas besar. Mereka menegaskan setelah Rostov pasukan Wagner akan bergerak menuju Moskow.