Putin Telepon Pezeshkian, Nyatakan Siap Bantu Upayakan Perdamaian di Timteng

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan keterangan kepada awak media saat sesi konferensi pers pada akhir kunjungannya ke China di Beijing, China, Rabu (3/9/2025). Foto: Maxim Shemetov / POOL / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan keterangan kepada awak media saat sesi konferensi pers pada akhir kunjungannya ke China di Beijing, China, Rabu (3/9/2025). Foto: Maxim Shemetov / POOL / AFP

Presiden Rusia Vladimir Putin berbincang dengan Presiden Presiden Iran Masoud Pezeshkian melalui sambungan telepon pada Minggu (12/4). Dalam perbincangan itu, Putin menyatakan siap membantu menengahi agar tercapainya perdamaian di Timur Tengah (Timteng).

"Vladimir Putin menekankan kesiapannya untuk lebih memfasilitasi mencari penyelesaian politik dan diplomatik terhadap konflik tersebut, dan untuk menengahi upaya mencapai perdamaian yang adil dan abadi di Timur Tengah," kata Kremlin dalam pernyataan resminya mengenai percakapan telepon tersebut dikutip dari AFP.

Meski demikian, pihak Kremlin tidak merinci detail perbincangan tersebut.

Perundingan Iran dengan AS Gagal

Di sisi lain, perundingan antara Iran dengan Amerika Serikat yang dilakukan di Islamabad, Pakistan, gagal mencapai kata sepakat. Kegagalan ini langsung berimbas tekanan. Presiden AS Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut untuk memblokir Selat Hormuz.

Namun, pihak Iran tidak tinggal diam. Melalui Garda Revolusi, Iran memperingatkan bahwa mereka telah mengendalikan sepenuhnya lalu lintas di Selat Hormuz dan akan menjebak musuh mana pun yang mencoba menentang.