Qatar Kecam Serangan Iran ke Pangkalan Militer Al-Udeid

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pangkalan udara militer AS Al-Udeid, selatan Doha. Foto: Rabih Moghrabi/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pangkalan udara militer AS Al-Udeid, selatan Doha. Foto: Rabih Moghrabi/AFP

Qatar mengecam serangan Iran ke Pangkalan Udara Al-Udeid. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, mengatakan serangan itu pelanggaran terhadap kedaulatan negaranya.

"Kami menyampaikan kecaman keras Qatar atas serangan di Pangkalan Udara Al-Udeid oleh Pasukan Garda Revolusi Iran, dan menganggapnya sebagai pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan dan wilayah udara Qatar, dan juga terhadap hukum internasional," kata Al-Ansari dalam pernyataannya, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (24/6).

Hubungan diplomatik Iran dan Qatar selama ini diketahui baik. Qatar bahkan mengecam serangan AS ke situs nuklir Iran beberapa waktu lalu.

Peta Iran dengan Qatar. Foto: (Peter Hermes Furian)/Shutterstock

Serangan Iran ke Pangkalan Udara Al-Udeid merupakan balasan atas serangan AS ke fasilitas nuklirnya beberapa waktu lalu. Penasihat Ayatollah Ali Khamenei, Ali Akbar Velayati, mengumumkan pangkalan militer yang digunakan AS di Timur Tengah bisa jadi sasaran serangan balas dendam.

Ledakan pun terdengar di sekitar Doha ketika Iran menyerang Pangkalan Udara Al-Udeid.

Namun, Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan pihaknya berhasil menghalau rudal Iran yang menargetkan Al-Udeid. Wilayah udara Qatar juga sempat ditutup sebagai langkah antisipasi serangan Iran.

Pangkalan Udara Al-Udeid merupakan 'rumah' untuk Angkatan Udara Qatar, Angkatan Udara AS, Angkatan Udara Inggris, dan pasukan lainnya. Al-Udeid juga jadi pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah.