Radioaktif di Tangsel Dipastikan Tak Cemari Air di Permukiman Warga

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gris polisi di lokasi penemuan Limbah Radioaktif di Perumahan Batan Indah. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gris polisi di lokasi penemuan Limbah Radioaktif di Perumahan Batan Indah. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) memastikan radioaktif jenis CS-137 atau Cesium 137 tak mencemari air di sekitar Kompleks Batan Indah. Kepala Biro Hukum Kerjasama dan Komunikasi BAPETEN,Indra Gunawan, memastikan CS-137 hanya mencemari tanah di sekitar lokasi temuan.

"Nah kita sudah ambil sampel air, hasilnya negatif (radioaktif). Alhamdulilah itu, air itu paling susah, tanah itu bisa dipotong, kalau air gimana nyedotnya," ujar Indra di lokasi kejadian, Sabtu (15/2).

Indra mengatakan lokasi ditemukannya CS-137 itu di sebuah lahan kosong yang masih kawasan Kompleks Batan Indah. Letaknya 10 meter rumah warga lainnya yang ada di sekitar.

Radiasi radioaktif ditemukan ketika BAPETEN melakukan uji fungsi rutin pemantauan radioaktivitas lingkungan di area Jabodetabek. Uji fungsi dilakukan di wilayah Pamulang, Perumahan Dinas Puspitek, Daerah Muncul dan Kampus ITI, Perumahan Batan Indah, dan Stasiun KA Serpong.

BAPETEN telah mengambil sampel vegetasi, tanah, dan air sumur di sekitar lokasi untuk memastikan kemungkinan terjadinya kontaminasi silang/terjadi pencemaran. Sementara tim BATAN telah melakukan kegiatan dekontaminasi dengan melakukan pengerukan tanah dan pemotongan pohon/tanaman, dengan didampingi tim BAPETEN.

BAPETEN meminta warga sekitar agar tidak mendekat ke sekitar lapangan voli blok J yang ditemukan radiasi radioaktif yang tinggi itu. Selain itu tim im BATAN juga akan melakukan pemeriksaan Whole Body Counting (WBC) terhadap beberapa warga di sekitar lokasi.

kumparan post embed