Ragam Isi Pertemuan Prabowo dan PM Thailand di Istana Merdeka

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto (kiri) disaksikan PM Thailand Anutin Charnvirakul (kanan) melihat anugerah baret merah dan lencana kehormatan dari Pasukan Khusus Angkatan Darat Thailand usai keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto (kiri) disaksikan PM Thailand Anutin Charnvirakul (kanan) melihat anugerah baret merah dan lencana kehormatan dari Pasukan Khusus Angkatan Darat Thailand usai keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8).

Pertemuan bilateral kedua pemimpin menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, mulai dari peningkatan perdagangan, penguatan kerja sama pertahanan dan keamanan, hingga pemberantasan kejahatan transnasional.

Dalam kesempatan itu, PM Anutin juga menyampaikan belasungkawa atas tragedi kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 serta menyerahkan medali penghargaan dari Militer Kerajaan Thailand kepada Presiden Prabowo.

Disambut Upacara Kenegaraan di Istana

PM Anutin tiba di Istana Merdeka setelah sebelumnya mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma. Kedatangannya disambut upacara kenegaraan lengkap dengan pasukan berkuda, Tari Sekar Sahitya Ayu (Jaipongan Klasik), lagu kebangsaan kedua negara, serta 21 dentuman meriam.

Usai prosesi penyambutan, Prabowo dan Anutin menggelar pertemuan empat mata (tête-à-tête) yang dilanjutkan dengan pertemuan bilateral bersama delegasi kedua negara.

Presiden Prabowo Subianto (2 kanan) dan PM Thailand Anutin Charnvirakul (2 kiri) menyaksikan Mendikdasmen Abdul Mu'ti (kanan) dan Menteri Pendidikan Thailand Prasert Jantararuangtong (kiri) menyerahkan MoU pendidikan di Jakarta, Senin (3/8/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Thailand Ingin Bentuk Komite Perdagangan Baru

Salah satu fokus utama pertemuan ialah penguatan kerja sama ekonomi. PM Anutin mengusulkan pembentukan Joint Trade Committee (JTC) atau Komite Perdagangan Gabungan Indonesia-Thailand.

Menurutnya, nilai perdagangan bilateral yang telah mencapai sekitar USD 20 miliar masih jauh dari potensi sebenarnya.

"Indonesia adalah mitra dagang terbesar keempat Thailand di ASEAN, dan kami percaya bahwa Indonesia seharusnya menjadi yang pertama. Mengingat besarnya perekonomian kedua negara, kita harus berupaya lebih untuk meningkatkan volume perdagangan ini," kata Anutin.

Thailand juga menawarkan peningkatan kerja sama di sektor pangan, industri halal, energi, hingga perikanan, termasuk menghidupkan kembali Thailand-Indonesia Energy Forum yang terakhir digelar pada 2014.

Tawarkan 36 Kendaraan Tempur Amfibi untuk Marinir

Di bidang pertahanan, PM Anutin menyatakan kesiapan Thailand memasok 36 Amphibious Wheeled Armoured Vehicle (AWAV) untuk Korps Marinir Indonesia.

"Saya mengusulkan agar kita memperluas kerja sama di bidang industri pertahanan dan Thailand siap memasok 36 kendaraan lapis baja amfibi atau AWAV untuk Korps Marinir Indonesia," ujarnya.

Anutin juga mengundang Indonesia berpartisipasi dalam pameran pertahanan dan keamanan Thailand tahun depan.

Presiden Prabowo Subianto (kanan) bersama Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul (kiri) menggelar keterangan pers saat kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Sepakat Berantas Online Scam hingga Perdagangan Orang

Prabowo mengatakan Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat kerja sama menghadapi kejahatan transnasional, terutama penipuan daring (online scam), perdagangan orang, dan narkotika.

"Ke depan, kami sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam pertukaran informasi dan intelijen, kerja sama investigasi bersama, pelacakan aliran keuangan, serta koordinasi penegakan hukum untuk membongkar jaringan kejahatan transnasional," ujar Prabowo.

Indonesia dan Thailand juga mendukung pengembangan Transnational Referral Mechanism (TRM) guna mempercepat perlindungan dan pemulangan korban kejahatan lintas negara.

Sementara itu, Anutin memastikan Dewan Keamanan Nasional Thailand akan mengikuti Dialog Keamanan Indonesia-Thailand yang digelar bulan depan.

"Kedua negara kita harus meningkatkan kerja sama untuk memerangi kejahatan transnasional, khususnya penipuan online, perdagangan manusia dan narkoba," kata Anutin.

Presiden Prabowo Subianto (kanan) bersama Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul (kiri) menggelar keterangan pers saat kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Prabowo Apresiasi Bantuan Thailand Pulangkan 1.000 WNI

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Thailand atas bantuan memulangkan hampir 1.000 WNI yang menjadi korban jaringan penipuan daring di kawasan perbatasan Thailand.

"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas nama bangsa Indonesia kepada pemerintah Thailand atas bantuan dan kerja sama yang erat dalam memfasilitasi pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban online scam," kata Prabowo.

Anutin menyebut pemulangan tersebut merupakan bagian dari komitmen Thailand memperkuat kerja sama perlindungan warga negara di kawasan ASEAN.

Kepulan asap membubung dari kapal feri Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di lepas pantai Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur, Indonesia, 2 Agustus 2026. Foto: REUTERS/Stringer

PM Thailand Sampaikan Belasungkawa Tragedi KM Mutiara Sentosa 2

Mengawali pertemuan bilateral, PM Anutin lebih dulu menyampaikan belasungkawa atas tragedi kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep.

"Saya tidak bisa melanjutkan pertemuan kita tanpa menyampaikan belasungkawa terdalam saya atas nama masyarakat Thailand atas tragedi kebakaran kapal feri di Indonesia kemarin."

Ia berharap tidak ada lagi korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Duka kami sebesar-besarnya kepada para korban dan keluarganya dan saya berharap tidak ada lagi korban jiwa."

Prabowo Terima Penghargaan Militer Thailand

Dalam pertemuan tersebut, PM Anutin juga menyerahkan medali penghargaan dari Special Warfare Command Royal Thai Army kepada Presiden Prabowo.

Anutin menyebut Prabowo merupakan sosok yang dihormati kalangan militer Thailand.

"Anda benar-benar seorang ikon militer dan banyak jenderal muda kami yang mengagumi kinerja Anda."

Prabowo menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk kehormatan yang tinggi.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yang Mulia dan Pemerintah Kerajaan Thailand atas tanda kehormatan dari angkatan bersenjata Thailand yang dianugerahkan kepada saya."

Thailand Minta Dukungan Investasi di Indonesia

Anutin juga meminta dukungan langsung dari Presiden Prabowo untuk membantu menyelesaikan sejumlah persoalan yang dihadapi investor Thailand di Indonesia.

"Saya sudah meminta Presiden mendukung penuh dan mengawasi investasi investor Thailand di Indonesia."

Menurutnya, Prabowo telah berkomitmen mempercepat penyelesaian berbagai sengketa investasi sehingga dapat mendorong peningkatan perdagangan dan investasi kedua negara.