Rahasia Umur Panjang Mahathir Mohamad, PM Tertua di Dunia

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mahathir Mohamad. (Foto: REUTERS/Lai Seng Sin)
zoom-in-whitePerbesar
Mahathir Mohamad. (Foto: REUTERS/Lai Seng Sin)

Usianya sudah mencapai 92 tahun. Alih-alih menikmati masa pensiun, Mahathir Mohamad memutuskan kembali terjun di dunia politik.

Hasilnya memuaskan, Mahathir berhasil kembali jadi kepala pemerintahan Malaysia.

Tak mudah memang menjalankan peran sebagai PM di usia senja. Namun, ungkapan itu tak berlaku bagi pria kelahiran 1925 tersebut.

Mahathir seakan tak pernah dan kalah dengan usia. Sejak memutuskan kembali ke dunia politik setahun lalu, dia lebih aktif dari hari-hari biasanya.

Berkunjung ke seluruh negeri dan berkampanye adalah makanan rutinnya.

Sebenarnya ketika mundur dari kancah politik 2003 lalu, Mahathir mengindikasikan bahwa ia tidak akan keluar sepenuhnya dari dunia yang sudah digelutinya berpuluh tahun lamanya.

"Saya sebenarnnya tidak akan pernah pensiun," ucap Mahathir pada 2003, seperti dikutip dari Strait Times, Jumat (11/5).

Mahathir Mohamad menangkan pemilu Malaysia. (Foto: REUTERS/Lai Seng Sin)
zoom-in-whitePerbesar
Mahathir Mohamad menangkan pemilu Malaysia. (Foto: REUTERS/Lai Seng Sin)

Mahathir pun, dalam wawancara Januari lalu, mengungkap rahasia kesehatannya. Dia mengatakan, akitivitaslah yang membuat kesehatan mentalnya tetap terjaga.

Untuk kesehatan jasmani, Mahathir mengatakan, dia punya rutinitas berolahraga, termasuk berjalan kaki, angkat beban, bersepeda, dan berkuda. Selain itu, dia juga gemar membaca dan menulis.

"Membaca dan menulislah. Latih otakmu," kata dia dalam wawancara itu.

Pernyataan Mahathir memang terbukti. Mahathir selama tiga dekade terakhir diketahui mempunyai berat badan konstan antara 62 kilogram sampai 64 kilogram.

Mahathir Mohamad (Foto: REUTERS/Lai Seng Sin)
zoom-in-whitePerbesar
Mahathir Mohamad (Foto: REUTERS/Lai Seng Sin)

Dia pun menegaskan, selain membaca dan menulis, rahasia umur panjangnya adalah tidak makan berlebihan.

"Saya memang tidak sepenuhnya sehat, saya menderita masalah jantung, radang paru-paru," sebutnya.

"Tetapi saya dalam hidup tidak merokok, tidak minum (alkohol), tidak makan terlalu banyak. Intinya saya makan secukupnya dan itu membuat kehidupan saya terus berjalan," pungkas Mahathir.