Raja Malaysia Minta Politikus Setop Seret Negara ke Arah Ketidakpastian Politik

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Raja baru Malaysia Al-Sultan Abdullah Ri Abdullahayatuddin Al-Mustafa Billah Shah duduk selama upacara penobatan di Istana Nasional di Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: REUTERS/Departemen Informasi Malaysia
zoom-in-whitePerbesar
Raja baru Malaysia Al-Sultan Abdullah Ri Abdullahayatuddin Al-Mustafa Billah Shah duduk selama upacara penobatan di Istana Nasional di Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: REUTERS/Departemen Informasi Malaysia

Raja Malaysia Sultan Abdullah meminta politikus untuk tidak menyeret negara ke dalam ketidakpastian.

"Yang Mulia menganjurkan rakyat khususnya politikus untuk duduk bersama memastikan agar negara tidak terseret dalam ketidakpastian politik," kata pernyataan Istana Kerajaan mewakili Sultan Abdullah seperti dikutip dari Reuters.

Menurut Sultan Abdullah, yang saat ini dibutuhkan adalah upaya bersama untuk menangani pandemi virus corona.

Pernyataan Sultan disampaikan di tengah krisis politik di Negeri Jiran.

embed from external kumparan

Krisis itu melibatkan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin dan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim.

Anwar mengeklaim mendapat dukungan mayoritas parlemen untuk membentuk pemerintah baru. Ia bahkan sudah bertemu Raja untuk menyampaikan daftar dukungan.

Sultan Abdullah dalam keterangan usai bertemu Anwar menyebut, pemimpin oposisi itu mengungkap daftar detail siapa saja yang mendukung.

Sampai saat ini pun PM Malaysia masih dijabat Muhyiddin. Dia pun bersikeras menyatakan, bahwa dirinya masih mendapat dukungan mayoritas parlemen demi melanjutkan pemerintahan.