Raja Tonga Dievakuasi ke Vila di Mata Ki Eua saat Terjadi Tsunami

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Raja Tonga, Tupou VI. Foto: Lintao Zhang/Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Raja Tonga, Tupou VI. Foto: Lintao Zhang/Getty Images

Raja Tonga, Tupou VI, dievakuasi dari Istana Kerajaan Tonga saat terjadi tsunami pada Sabtu (15/1). Tsunami dipicu letusan gunung api bawah laut Hunga Tonga-Hunga Ha'apai di Tonga.

Dikutip dari CNN, Minggu (16/1), tsunami parah terjadi di Kota Tongatapu. Terlihat gelombang air yang mengalir ke jalan-jalan dari pesisir dan membanjiri perumahan yang ada di sana.

kumparan post embed

Terlihat warga sekitar panik melarikan diri ke tempat yang lebih tinggi saat tsunami dari tepi laut mencapai jalan utama dan halaman Istana Kerajaan Tonga.

"Meski saat itu sore hari, video menunjukkan langit sudah gelap dari awan abu," tulis laporan media lokal RNZ.

Raja Topu VI dievakuasi oleh pengawalan ketat polisi dan pasukan keamanan raja. Ia dievakuasi ke sebuah vila di daerah Mata Ki Eua.

Ombak menyapu pantai, di pantai yang ditutup karena peringatan tsunami yang dikeluarkan, di Seal Beach, California, AS, Sabtu (15/1/2022). Foto: Bing Guan/REUTERS

Tidak hanya memicu tsunami, letusan gunung Hunga Tonga-Hunga Ha'apai juga menyebabkan kepulan abu dan uap gas sejauh 20 Km ke udara.

Dalam tangkapan video di satelit, terlihat abu besar dan gelombang kejut terjadi saat letusan gunung. Abu kemudian turun dari langit di Nuku'alofa.

Tidak lama setelah itu, sambungan telepon terputus dan masyarakat yang panik langsung melakukan evakuasi ke tempat lebih tinggi.

Tsunami melanda Jepang. Foto: BMKG Jepang

Sebelum meletus, aktivitas gunung api bawah laut di Tonga meningkat sejak Jumat (14/1). Pusat Geologi Tonga mengatakan gunung memuntahkan abu dan material vulkanik setinggi 20 km ke udara.

Tsunami juga sudah melanda ibu kota Tonga, yakni Nuku'aloffa setinggi 1,2 meter.