Rakernas NasDem Diprediksi Usul Anies, Ganjar, Andika Jadi Capres 2024 ke Paloh

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menerima kunjungan KSAD, Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakapolri, Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono. Foto: PPID Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menerima kunjungan KSAD, Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakapolri, Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono. Foto: PPID Jakarta

Hasil Rakernas NasDem yakni rekomendasi 3 nama capres yang akan diserahkan ke Ketum Surya Paloh sudah dinantikan khalayak. Rakernas baru akan dilaksanakan pada 15-17 Juni mendatang.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, memprediksi 3 nama yang akan mendapatkan rekomendasi Rakernas NasDem yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Jenderal TNI Andika Perkasa.

Menurut Yunarto, NasDem akan memilih nama-nama yang memiliki dampak elektoral terhadap partai. Sehingga, nama Anies dan Ganjar diprediksi mendapatkan rekomendasi karena memiliki elektabilitas tinggi.

"Kebutuhan NasDem akan mengeluarkan nama-nama yang jadi magnet elektoral buat mereka. Nama-nama yang punya elektabilitas tinggi. Kedua, mungkin prasyaratnya bukan kader partai atau ketika kader partai bukan pemegang keputusan atau penentu di partai," kata Yunarto, Rabu (4/5).

"Sehingga dengan dua variabel itu, dua nama yang paling pasti yang akan jadi pilihan Ganjar dan Anies. Memenuhi dua syarat itu, elektabilitas 3 besar dan tidak pasti punya tiket partai," lanjutnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Tengah 2022 di Pendopo Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Kamis (21/4/2022). Foto: Dok. Istimewa

Sementara itu, Yunarto menilai Andika akan menjadi kuda hitam yang mungkin dilirik oleh NasDem. Menurut dia, Andika memiliki daya tarik tersendiri.

"Dan satu lagi yang menarik kuda hitam berasal dari kalangan militer Andika Perkasa. Andika punya uniqueness berasal dari kalangan militer. Persepsi publik soal calon militer kuat sekali," ucapnya.

Selain itu, ia menuturkan NasDem akan mencari sosok yang belum melakukan banyak komunikasi dengan partai lain. Andika dianggap sesuai dengan kriteria tersebut.

"NasDem akan cari calon yang belum banyak komunikasi sama partai lain atau membangun jaringan politik dengan pihak lain. Ini keleluasaan NasDem, bisa jadi kader. Sosok militer punya uniqueness tersendiri di antara masyarakat," ucapnya.

Selain itu, Andika dinilai merupakan sosok militer yang tepat setelah eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo tak lagi menarik perhatian publik. Menurut Yunarto, kandidat dari militer masih menarik bagi sebagian besar publik. Sebab, ada romantika masa lalu soal pemimpin militer yang membawa banyak perbaikan.

"Selain Andika hanya ada Gatot, kita tahu Gatot sudah cenderung antiklimaks dan cenderung ambil posisi berseberangan dengan pemerintah. Beda dengan Andika yang mau dikawinkan dengan Ganjar atau Anies pun masih punya kompelementer," tutup Yunarto.