Rakor Kemenimipas: Agus Andrianto Soroti Evaluasi & Perkuat Pengawasan Internal

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menggelar Rapat Koordinasi Kemenimipas 2026 mulai Senin (21/9).
Kegiatan yang dibuka oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto turut dihadiri para Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT), baik di Indonesia maupun luar negeri, serta jajaran terkait di bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dalam rapat tersebut, Agus menyoroti soal evaluasi hingga pengawasan internal. Salah satunya agar kejadian dugaan korupsi di lingkungan Imigrasi tak terulang.
“Kan evaluasi capaian 15 program, termasuk evaluasi atas beberapa kejadian kemarin yang terjadi supaya mereka tidak melakukan hal yang sama,” kata Agus kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/9).
Kemenimipas mengevaluasi capaian 15 Program Aksi yang dijalankan sepanjang 2026. Program tersebut mencakup penguatan layanan keimigrasian berbasis digital hingga pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.
Agus menjelaskan, evaluasi tersebut akan diikuti dengan penguatan pengawasan di lingkungan Kemenimipas. Salah satunya melalui penguatan peran Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenimipas, Rudi Setiawan, untuk melakukan pengawasan secara langsung di bidang Imigrasi maupun Pemasyarakatan.
“Dan kita dengan melakukan kegiatan, tentunya kegiatan penguatan pengawasan yang akan kita kerjakan, termasuk juga memperkuat peran Pak Irjen (Rudi) secara internal, yang nantinya akan melakukan pengawasan secara langsung baik di Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mungkin celah-celah yang mungkin bisa terjadi,” terang Agus.
“Jadi, akan kita perankan Pak Irjen beserta pengawasan di internal Imigrasi maupun Pemasyarakatan,” sambungnya.
Selain evaluasi dan penguatan pengawasan internal, Agus dalam kesempatan itu juga menyinggung program ketahanan pangan. Ia pun mendorong seluruh pegawai Kemenimipas untuk memulai kegiatan ketahanan pangan dari rumah dengan memanfaatkan lahan yang tidak terpakai.
“Harapan saya seluruh pegawai di jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, mereka melakukan kegiatan ketahanan pangan itu dari rumah dan memanfaatkan tentunya lahan-lahan idle (tanah kosong),” tuturnya.
Meski dalam skala kecil, menurut Agus, kontribusi yang diberikan pegawai dapat memberikan dampak yang lebih besar.
“Saya sampaikan walaupun kecil, mari kita berikan kontribusi, karena kontribusi yang kecil dari semua akan menjadi besar,” ucap Agus.
Rangkaian Rakor Kemenimipas 2026 dijadwalkan berlangsung di Grand Mercure, Jakarta Pusat hingga Rabu (23/9). Kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi capaian program sekaligus pembenahan sistem kerja Kemenimipas.
